FITNESS & HEALTH

Tips agar Ibu dan Anak Tak Stres dengan PJJ

Kumara Anggita
Minggu 18 Oktober 2020 / 12:00
Jakarta: Kebijakan belajar dari rumah atau biasa disebut dengan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi covid-19 tentunya tidak begitu nyaman untuk anak-anak. Beberapa anak mungkin mengalami stres karena hanya belajar dan bermain dengan layar gadget terus.

DR. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si., Psikolog, Ketua Umum IPK Indonesia membagikan beberapa tips agar belajar tidak harus menjadi kegiatan yang stres antara lain:
 

1. Bantu anak belajar


Karena guru hanya bisa membimbing lewat layar, orang tua jadi memiliki peran besar dalam prose belajar mengajar. Pastikan orang tua mengerti cara agar anak bisa berkomunikasi dengan baik melalui internet. 

“Saya kira perlu ada penjelasan pada orang tua bagaimana cara mendapmpingi anak termasuk juga pelatihan degan melibatikan guru, agar tahu melakukan komunikasi melalui daring terhadap anak-anak,” ujarnya.
 

2. Berikan selingan


Hal yang penting di masa pandemi ini adalah kesehatan mental dan fisik anak. Jangan tekan anak untuk terlalu fokus dalam pembelajaran, berikan selingan di luar menatap layar.

Ia merekomendasikan agar orang tua mengajak anak untuk melakukan aktivitas lain di dalam rumah. Orang tua bisa ajak memasak, bermain dengan alat yang ada, atau kamping di halaman.

“Ini bisa menggunakan media yang ada di sekitar anak,” ujarnya. “Lingkungan kita dari dapur, halaman itu bisa dijadikan media pembelajaran,” lanjutnya.
 

3. Ajak bergerak


Agar tidak bosan di situ-situ saja, mungkin orang tua boleh sesekali mengajak anak untuk keluar rumah seperti lapangan terbuka yang tidak banyak orang. Orang tua bisa mencari jam-jam tertentu yang sepi dan memudahkan social distancing. Di sana, ajak anak untuk bergerak seperti berlari, bermain bola, atau jalan-jalan.

“Mereka perlu memiliki kesempatan untuk beraktivitas, bergerak, bermain. Ini sangat penting,” ujarnya. Dan jangan lupa pula bila orang tua memutuskan untuk pergi keluar dengan anak untuk menerapkan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan ini, risiko penularan akan semakin kecil.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(TIN)