FITNESS & HEALTH

Perencanaan Berpuasa yang Tepat bagi Pasien Diabetes

Raka Lestari
Kamis 29 April 2021 / 11:32
Jakarta: Bagi pasien diabetes yang ingin melakukan ibadah puasa sebaiknya terlebih dahulu melakukan konsultasi kepada dokter. Melakukan konsultasi sebelum berpuasa sangat penting, karena tubuh tidak boleh makan dan minuma selama 13 sampai 14 jam saat berpuasa.

Hal ini tentu perlu diperhatikan, agar meskipun puasa para penderita diabetes tetap fit dan sehat menjalaninya.

"Bagi pasien diabetes yang ingin berpuasa, idealnya adalah dengan konsultasi terlebih dahulu. Jadi pada waktu enam sampai delapan minggu sebelum puasa, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk dilihat history nya," ujar dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah, Pondok Indah.

"Selama tiga bulan terakhir, apakah pernah gula darahnya turun? Atau apakah gula darahnya tinggi atau tidak?," lanjutnya.

Dr. Lita menambahkan kamu perlu melihat risikonya, kemudian baru diberikan penyesuaian obat. Selain itu juga diberikan meal plan-nya seperti apa.

Beberapa poin penting yang harus diperhatikan bagi mereka yang menderita diabetes, namun tetap ingin puasa menurut dr. Lita adalah, periksa gula darah secara berkala. Jika gula darah kurang dari 70 sebaiknya stop berpuasa. Begitu pula jika gula darahnya lebih dari 300 sebaiknya juga stop berpuasa.

"Pasien yang boleh puasa biasanya adalah pasien diabetes tipe 2 yang pengobatannya hanya berupa obat minum. Itu boleh karena tinggal penyesuaian obat saja. Pasien terapi cuci ginjal sebaiknya tidak, dan pasien diabetes yang sedang hamil juga sebaiknya tidak berpuasa," tambah dr. Lita.

Menurut dr. Lita, cara agar pasien diabetes tetap sehat yang terpenting adalah kebutuhan kalori harus terpenuhi dan hidrasi yang cukup. Penderita diabetes biasanya memiliki masalah pada metabolisme gula, sehingga perlu diperhatikan pula asupan makanan saat berbuka puasa. Sebab pada saat buka puasa banyak orang yang cenderung makan berlebihan.

"Memang benar saat buka sebaiknya makan makanan manis tetapi harus yang tepat. Salah satu makanan manis yang paling baik adalah buah kurma. Kurma itu termasuk yang kandungan glikemiks indeksnya sedang. Sehingga tidak langsung menaikkan gula darah," ucap dr. Lita

"Selain itu, kurma juga mengandung serat sehingga bisa menurunkan kadar glikemiks indeks. Orang diabetes boleh mengonsumsi dua atau tiga buah kurma itu sudah cukup," pungkasnya.
(FIR)