FITNESS & HEALTH

Tips Membiasakan Anak Memakai Masker

Kumara Anggita
Kamis 15 Oktober 2020 / 07:07
Jakarta: New normal membuat kita semua harus terbiasa untuk menerapakan 3M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker kemana-mana. Hal ini menjadi cukup sulit untuk diterapkan ke anak-anak mengingat mereka mudah rewel ketika dihadapkan pada situasi yang tidak nyaman. 

Namun kamu tak perlu khawatir. Ada beberapa cara yang bisa kamu coba agar mereka bisa lebih terbiasa menggunakan masker, seperti dilansir Huffpost
 

1. Minta mereka membantu Anda beli masker atau menjahitnya.


Jika kamu memesan masker untuk anak-anak, biarkan mereka mengambilnya sendiri. Jika kamu membuatnya, minta anak kamu untuk ikut dalam proses pembuatan. Bahkan jika kamu sudah punya maskernya, kamu masih dapat menjadikan anak kamu bagian dari proses dengan melihat apakah mereka ingin menghiasnya.

“Ini memungkinkan mereka untuk merasa memiliki kepemilikan atau kendali atas proses tersebut,” kata Allison Tappon, seorang spesialis kehidupan anak di Rumah Sakit Anak Philadelphia.

Intinya adalah, buat mereka merasa bahwa masker tersebut adalah sesuatu yang mereka pilih, bukan sesuatu yang dipaksakan kepada mereka.
 

2. Tunjukan kamu pakai masker


Buatlah tampilan mengenakan masker di sekitar anak kamu, bahkan jika itu berarti hanya mengenakannya sesekali saat kamu semua di rumah bersama. Melakukan hal itu menunjukkan kepada anak-anak bahwa mereka tidak sendirian. 

“Selain itu, minta teman dan anggota keluarga untuk berbagi foto diri mereka mengenakan masker,” saran Tappon.

Tunjukkan bahwa memakai masker adalah sesuatu yang memberi nuansa positif bukan menunjukkan bahwa kamu sedang cemas atau sedih. Tunjukkan bahwa ini adalah hal sederhana yang dapat kamu lakukan untuk menjaga keselamatan orang lain. Anak kamu kemungkinan besar akan mengambil sikap yang sama.

"Penting bagi orang tua untuk mengelola kecemasan mereka sendiri," kata Dr. James Lewis, seorang profesor pediatri di Joan C. Edwards School of Medicine di Universitas Marshall dan penulis "Making Sense of ADHD." 

"Jika ada kecemasan di rumah, itu membuat anak-anak lebih cemas,”lanjutnya.
 

3. Berlatih di rumah


Latihan adalah hal yang sangat penting menurut Tappon. Cobalah untuk memasukkan masker ke dalam kegiatan sehari-hari saat mereka di rumah, bahkan mungkin saat mereka sedang bermain, saat mereka sedang bermain dengan smartphone atau menonton TV.

"Kamu mencoba membuatnya lucu, dan memperkenalkan masker di lingkungan yang tidak mengancam," ungkap Tappon.
 

4. Jangan terlalu keras padanya


Untuk memulainya, ketahuilah bahwa beberapa anak tidak bisa mentoleransi masker termasuk untuk mereka yang punya masalah kesehatan perkembangan atau pernapasan, dan itu adalah keadaan yang orang tua harus benar-benar diskusikan dengan dokter dan guru.

Di luar itu, ada beberapa anak yang hanya akan menolak karena mereka masih sangat kecil  untuk memahami apa yang sedang terjadi. "Itu sangat tergantung pada anakmu dan reaksi mereka terhadap berbagai hal," kata Lewis. 

"Kamu mungkin memiliki anak berusia tiga tahun yang tidak akan bekerjasama dengan apa pun yang kamu coba,” ungkapnya.

Jika anak kamu benar-benar tidak mau melakukannya, terapkan jaga jarak dan kemudian coba lagi nanti. Karena kita semua hanya melakukan yang terbaik yang kita bisa.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(YDH)