FITNESS & HEALTH

Ini yang Terjadi pada Tubuh jika Kamu Mandi setelah Makan

Raka Lestari
Rabu 21 Juli 2021 / 11:03
Jakarta: Mandi setelah seharian beraktivitas merupakan hal yang bisa sangat menyegarkan. Pada pagi hari, mandi bisa menjadi cara agar kita bisa lebih bersemangat.

Mandi juga bisa menghilangkan berbagai kotoran dan debu yang menempel pada tubuh. Sehingga bisa menimbulkan rasa bersih.

Dengan banyaknya manfaat dari mandi tersebut, kamu perlu tahu bahwa sebaiknya tidak langsung mandi sesaat setelah makan. Dikutip dari Ladders, mandi dengan air hangat menciptakan apa yang dikenal sebagai reaksi hipertermik yaitu kondisi di mana suhu tubuh sedikit meningkat.

Mandi setelah makan memang membantu membuat tubuh merasa rileks dan juga membuat kelenjar keringat menjadi sibuk mengeluarkan racun (yang kemudian dibersihkan oleh air dan sabun). Tetapi makan juga meningkatkan suhu internal tubuh, karena darah dialihkan ke saluran pencernaan.

Para ahli mengatakan bahwa makan dan mandi dengan jeda waktu 20 menit di antara keduanya dapat menciptakan semacam kelebihan suhu. Sehingga lebih sulit bagi tubuh untuk mencerna secara efisien. Hasilnya adalah perut akan menjadi kembung, kram, dan membuat lesu.

Efek ini mungkin paling terlihat setelah kamu makan yang sangat berat atau sarat dengan karbohidrat dan lemak. Jadi mungkin kamu tidak akan memiliki masalah jika mandi setelah makan sepiring buah untuk sarapan daripada bacon dan telur.

Atau pilih mandi air dingin, yang tidak menaikkan suhu inti tubuh. Bahkan sebenarnya dapat membantu tubuh membakar lemak.
 

Agar waktu mandi lebih efektif


Waktu menjadi faktor yang penting juga ketika sedang mandi. Idealnya, kamu harus mandi selama sekitar 5 - 10 menit jika kamu hanya melakukan lulur dasar, atau tidak lebih dari 15 menit jika kamu juga mencuci rambut atau bercukur.

Jika lebih lama dari itu, kamu akan berisiko menghilangkan pelindung kelembapan alami kulit. Hal ini dapat menempatkan pada risiko kulit pecah-pecah, kemerahan, rambut tumbuh ke dalam, dan masalah lainnya.

Penting juga untuk melakukan perawatan lanjutan seperti pelembap untuk menjaga minyak alami kulit, sehingga kulit tetap sehat. Mandi dengan air yang terlalu panas juga bisa menambah kerusakan pada kulit. Untuk itu, pilih air dingin saja daripada air panas.
(FIR)