FITNESS & HEALTH

Banyak Terjadi Covid-19 Klaster Perkantoran, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Raka Lestari
Rabu 05 Mei 2021 / 19:31
Jakarta: Klaster perkantoran menjadi salah satu klaster yang perlu diwaspadai. Mengingat klaster perkantoran juga bisa berkaitan dengan klaster-klaster lainnya seperti klaster keluarga ataupun klaster transportasi publik dalam penyebaran covid-19

Meskipun saat ini sudah banyak yang mulai bekerja dari kantor, bisa dilakukan beberapa cara untuk mengurangi penyebaran di klaster perkantoran ini. 

“Konsep umum penyebaran penyakit itu ada tiga faktor, yaitu host atau manusia, kedua agennya seperti virus atau bakteri. Dan yang ketiga adalah lingkungan,” ujar DR. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), FAPSR, FISR - Ketua Umum PDPI, dalam webinar 'Klaster Perkantoran Meningkat Kembali? Apa yang harus dilakukan?' pada Rabu, 5 Mei 2021. 

Untuk itu, menurut Dr. Agus selain pencegahan dari aspek individu perlu juga diperhatikan dari aspek lingkungan dan juga agen. Untuk mengurangi potensi terjadinya penularan di perkantoran, ia menyarankan untuk sebisa mungkin dilakukan Work From Home (WFH). 


covid
(DR. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), FAPSR, FISR - Ketua Umum PDPI mengatakan untuk mengurangi potensi terjadinya penularan di perkantoran, ia menyarankan untuk sebisa mungkin dilakukan Work From Home (WFH). Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


“Pembagian kerja diatur agar kepadatan di kantor bisa berkurang. Misalnya yang masuk hanya 50 persen saja. Kalau ada yang sakit, WFH saja tidak perlu datang ke kantor. Kemudian lakukan pengecekan berkala terutama di tempat kerja yang memiliki risiko. Alat-alat yang di kantor juga sebisa mungkin tidak perlu disentuh. Misalnya absensi bisa pakai kartu dimana kita tinggal tap dari depan saja,” jelas Dr. Agus. 

Kemudian penggunaan lift yang ada di kantor juga sebaiknya tidak kapasitas penuh. Usahakan untuk ada jarak. Selain itu, menurut Dr. Agus, ruang rapat juga sebaiknya tidak diisi secara penuh atau sebisa mungkin rapat dilakukan secara online. 

“Dan pada saat sedang makan saing, disarankan tidak makan bersama. Riset dan data menunjukkan bahwa penularan covid-19 justru terjadi pada saat makan. Ketika makan, kita biasanya akan membuka masker dan mengobrol sambil berdekatan. Untuk itu, sebaiknya makan di meja masing-masing. Kalau makan di luar, take away saja lalu makan di meja sendiri,” pesan dr. Agus. 

(TIN)