FITNESS & HEALTH

Orang Tua Jangan Sampai Tertular, Ini Tips Isoman untuk Anak Positif Covid-19

Raka Lestari
Jumat 11 Maret 2022 / 14:20
Jakarta: Varian Omicron dari Covid-19 memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat dibandingkan varian-varian sebelumnya. Siapa saja bisa terkena, termasuk juga pada anak-anak. Meskipun memang pada varian Omicron ini gejala yang ditimbulkan cenderung lebih ringan, sehingga bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Jika anak positif Covid-19 tetapi orang tuanya negatif, tipsnya adalah kalau anaknya masih membutuhkan ASI ya tetap diberikan ASI,” ujar Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M.Trop.Paed, Dokter Spesialis Anak Konsultan Penyakit Infeksi dan Pediatri Tropis di RS Pondok Indah, dalam acara Media Discussion.

Ketika akan memberikan ASI tersebut, menurut Prof. Hindra, usahakan melakukannya di ruangan terbuka, tetap pakai masker, dan setelah memberikan ASI selalu mencuci tangan.

"Akan lebih baik lagi kalau ibunya yang memberi ASI itu sudah mendapatkan vaksinasi,” tutur Prof. Hinky, panggilan akrabnya.

Lalu, jika yang terkena positif adalah bayi yang berusia lebih dari 6 bulan dan sudah mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI), maka Prof. Hinky menyarankan untuk bisa memberikan makanan dan susu formula.

“Selain itu, ketika melakukan isoman sebaiknya orang tua dipisah dengan anaknya. Atau jika memang orang tuanya ingin menemani, tidak perlu kedua orang tuanya yang menemani. Misalnya, ibunya saja yang menemani ayahnya terpisah. Dengan begitu ayahnya tetap bisa melakukan kegiatan lainnya,” saran Prof. Hinky.

Prof. Hinky juga menyarankan agar kepada orang tua yang sedang merawat anaknya yang sedang positif covid-19 agar tetap melakukan protokol kesehatan. Untuk itu tetap pakai masker, mencuci tangan, dan jangan lupa juga untuk melakukan vaksinasi.

“Jangan juga dititip ke kakek atau neneknya karena mereka juga termasuk kelompok yang rawan terinfeksi juga. Sistem imunitas mereka juga rendah. Jadi memang kalau sampai anak terkena covid-19 itu kompleks sekali,” kata Prof. Hinky.

Untuk sampai terjadi penyakit, menurut Prof. Hinky, ada 3 hal yang menjadi penyebab. Pertama keseimbangan daya tahan tubuh, kepadatan virus, dan juga lingkungan.

"Tiga hal inilah yang harus diperhatikan karena tiga hal itu yang menyebabkan terjadinya suatu penyakit,” tutup Prof. Hinky.
(FIR)