FITNESS & HEALTH

Apa Itu MIS-C, yang Ditemukan pada Anak Terinfeksi Covid-19

Raka Lestari
Jumat 21 Januari 2022 / 18:15
Jakarta: Infeksi covid-19 yang terjadi pada anak-anak memang bisa sangat mengkhawatirkan bagi para orang tua. Apalagi saat ini adanya risiko MIS-C pada anak-anak yang terinfeksi covid-19.

MIS-C atau Multisystem Inflammatory Synrome in Children dikenal juga dengan Sindrom Multisistem pada anak. Dan ini merupakan komplikasi dari covid-19.

“Jadi ada anak yang terkena covid-19, kemudian 2-4 minggu setelahnya terkena MIS-C. Jadi dia itu semua organ tubuh bisa terkena,” jelas dr. Lucia Nauli Simbolon M.Sc, Sp.A- Dokter Spesialis Anak, dalam Webinar Ruang Keluarga SoKlin Antisep.

Penyebabnya karena infeksi virus. Jadi, kontraksitas jantung saat memompa menjadi lemas. Kalau biasanya memompa 50 persen, ketika mengalami MIS-C menjadi cuma 20 persen.
 

Gejala


“Kulit biasanya akan menjadi berwarna merah-merah, pada paru juga akan mengalami sesak napas, pada otak biasanya membuat anak jadi susah dibangunkan. Dan untuk saluran cerna, biasanya akan terjadi diare atau munah,” tambah dr. Lucia.

Kemudian menurut dr. Lucia, pada organ ginjal juga biasanya akan menyebabkan urine yang dihasilkan menjadi berkurang. Untuk keluhan pada mata, biasanya akan terlihat kemerahan.

“Sebenarnya keluhan umumnya adalah demam. Tapi ingat kalau ada keluhan yang gawat, yaitu anak sulit bernapas, nyeri atau rasa tertekan di dada, anak sulit dibangunkan atau lebih sering ngantuk, ada kebiruan atau pucat pada kulit, kuku dan bibir, serta disertai nyeri perut, maka harus langsung dibawa ke UGD,” ujar dr. Lucia.
 

Kriteria anak dinyatakan MIS-C


Menurut dr. Lucia, ketika anak mengalami demam lebih dari 3 hari disertai gejala ruam atau konjungtivitis. Hasil labnya juga ada peningkatan penanda peradangan dan terbukti terinfeksi covid-19, maka kemungkinan anak terkena MIS-C.

“Namun sebenarnya MIS-C ini sedikit sekali ya kejadiannya. Meskipun begitu perlu diperhatikan karena bisa sampai kritis dan meninggal dunia,” tutur dr. Lucia.

Jadi mencegah MIS-C ini sama dengan mencegah covid-19. Caranya:

1. Vaksinasi anak-anak dengan covid-19.

2. Cegah anak dan keluarganya dari covid-19.

“Ternyata efektivitas vaksin ini sampai dengan 91 persen untuk mencegah terjadinya MIS-C akibat covid-19. Jadi jangan ditunda lagi vaksinasi kalau sudah tiba gilirannya,” tutup dr. Lucia.
(FIR)