FITNESS & HEALTH

Jika Mengalami Cacar Air, Bolehkah Mandi?

Raka Lestari
Jumat 09 April 2021 / 14:08
Jakarta: Cacar air disebabkan oleh virus varicella zoster (VZV). Virus ini juga merupakan virus yang sama dalam menyebabkan Herpes Zoster.

Di masyarakat, banyak yang percaya bahwa jika mengalami cacar air sebaiknya tidak boleh mandi. Apakah hal tersebut benar?

"Jadi kita memang, harus tetap menjaga kebugaran, kesehatan kulit, serta kebersihan kulit. Baik itu saat sedang sakit atau tidak," ujar dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus CEO Klinik Pramudia dalam Virtual Media Briefing: Bagaimana Jika Terkena Herpes di Masa Pandemi Covid-19.

Memang, ada mitos yang beredar bahwa ketika sedang cacar air sebaiknya jangan mandi, atau ketika terkena Herpes Zoster. Padahal sebenarnya, menurut dr. Anthony, kita harus tetap mandi meskipun sedang terkena cacar air atau Herpes Zoster.

"Namun sebaiknya pada saat mandi, air yang digunakan itu jangan pakai air panas karena kulit kita sedang radang. Kalau airnya terlalu panas nanti malah bisa menyebabkan iritasi. Kemudian, kalau mandinya pakai gayung jangan langsung diguyur tetapi bisa dialirkan pelan-pelan. Kalau yang pakai shower, itu juga bisa airnya dialirkan dari atas badan ke bawah," jelas dr. Anthony.

Menurut dr. Anthony, banyak orang yang mengalami cacar air takut mandi karena takut lenting cacar airnya pecah.

"Lenting itu pasti bisa pecah, itulah kenapa terapi suportif lainnya bisa dilakukan. Misalnya tidak memnggunakan baju yang terlalu ketat, gunakan baju yang longgar agar lenting cacar air tidak pecah," terang dr. Anthony.

"Kalaupun lentingnya pecah, itu tidak masalah karena biasanya dokter akan memberikan obat topikal seperti salep. Atau biasanya juga diberikan sabun yang memiliki pH khusus sehingga tidak terlalu perih saat terkena luka cacar air tersebut," jelas dr. Anthony.

Jika pada saat mandi lenting cacar air pecah, menurut dr. Anthony, sebaiknya tidak perlu panik. Kamu bisa memberikan salep atau obat oles pada luka yang terbuka tersebut.

"Jangan lupa menjaga kebersihan tubuh dengan mandi agar lukanya tidak kotor atau terkena kotoran," tutup dr. Anthony.
(FIR)