FITNESS & HEALTH

Makanan yang Terbaik dan Terburuk dalam Menurunkan Kolesterol

Raka Lestari
Rabu 23 Juni 2021 / 16:12
Jakarta: Makanan yang dikonsumsi setiap hari memiliki pengaruh yang cukup besar pada kolesterol. Dan faktanya, makanan yang dikonsumsi dapat secara langsung berpengaruh pada kadar HDL (kolesterol baik) dan LDL (kolesterol jahat). Keduanya merupakan jenis-jenis kolesterol yang ada pada tubuh.
 

Makanan yang baik untuk menurunkan kolesterol


“Secara umum, mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dan rendah lemak jenuh dapat mengurangi kolesterol tubuh,” kata Shoshana Ungerleider, MD, seorang internis di Crossover Health di San Francisco.

Makanan-makanan ini di antaranya adalah:

- Buah-buahan segar seperti: apel, pisang dan buah beri.

- Sayuran seperti: sayuran berdaun hijau, wortel, dan kentang.

- Ikan-ikanan seperti: ikan salmon dan cod.

- Berbagai jenis biji-bijian seperti: nasi coklat dan roti gandum utuh.

Sebuah studi pada 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Human Nutrition and Dietetics juga menemukan bahwa, mengonsumsi ikan dua kali seminggu dan mengonsumsi makanan yang kaya akan sayuran dan buah dapat menurunkan LDL selama 12 minggu.

Selain itu, sebuah studi pada 2020 yang dipublikasikan pada Journal Lipidology menemukan bahwa, mengonsumsi ikan (terutama yang kaya akan asam lemak omega-3 seperti salmon, sarden, dan tiram), biji-bijian, susu rendah lemak, dan buah serta sayuran juga dapat mengurangi kolesterol LDL.
 

Makanan yang dapat meningkatkan kolesterol


Jika kamu ingin menurunkan kandungan kolesterol dalam tubuh, sebaiknya hindari atau batasi konsumsi makanan berikut:

1. Mengandung lemak jenuh

Lemak jenuh cukup sering ditemukan pada makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan susu tinggi lemak. American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 13 gram lemak jenuh. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh di antaranya adalah susu, gorengan, dan daging.
 

2. Mengandung lemak trans


Lemak trans atau minyak yang sebagian terhidrogenasi adalah lemak buatan manusia yang sering ditemukan dalam makanan kemasan. American Heart Association merekomendasikan untuk menghindari lemak trans sebanyak mungkin karena dapat meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

Makanan yang mengandung lemak trans adalah gorengan, makanan yang dipanggang, dan krimer kopi.
(FIR)