FITNESS & HEALTH

Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Pahami Gejala, Penyebab, dan Cara Cegah Penyakit HIV/AIDS

Cindy
Rabu 01 Desember 2021 / 05:30
Jakarta: Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tahunnya pada 1 Desember. Peringatan ini guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat dunia akan bahaya penyakit HIV/AIDS. 

Setiap orang memiliki akses yang sama untuk mencegah, menguji, mengobati, serta mendapat perawatan atas penyakit HIV/AIDS. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 1,5 juta orang terinfeksi HIV pada 2020. Sehingga, total ada 37,7 juta orang mengidap AIDS. 

Sebanyak 680 ribu orang meninggal karena kasus HIV pada tahun yang sama. Kemudian,  sebesar 37 persen orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menerima terapi antiretroviral (ART) seumur hidup pada 2020.  Untuk menghindari penularan penyakit HIV/AIDS, simak gejala, penyebab, dan cara mencegahnya. 

Baca: Pakai Toilet Bersama Penderita HIV/AIDS Bisa Tertular, Benarkah?

Gejala HIV dan AIDS

Ilustrasi kanker payudara. Freepik.jpg
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia 1 Desember. Freepik.

Gejala HIV dan AIDS dibedakan menjadi tiga tahapan dikutip dari halodoc, yakni:

Tahap pertama

  • Pengidap akan mengalami nyeri mirip, seperti flu, beberapa minggu setelah terinfeksi, selama satu hingga dua bulan
  • Dapat tidak menimbulkan gejala apapun selama beberapa tahun
  • Dapat timbul demam, nyeri tenggorokan, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, diare, kelelahan, nyeri otot, dan sendi.

Tahap Kedua

  • Umumnya, tidak menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun
  • Virus terus menyebar dan merusak sistem kekebalan tubuh
  • Penularan infeksi sudah bisa dilakukan pengidap kepada orang lain
  • Berlangsung hingga 10 tahun atau lebih.

Tahap Ketiga

  • Daya tahan pengidap rentan, sehingga mudah sakit, dan akan berlanjut menjadi AIDS
  • Demam terus-menerus lebih dari sepuluh hari
  • Merasa lelah setiap saat
  • Sulit bernapas
  • Diare yang berat dan dalam jangka waktu yang lama
  • Terjadi infeksi jamur pada tenggorokan, mulut, dan vagina
  • Timbul bintik ungu pada kulit yang tidak akan hilang
  • Hilang nafsu makan, sehingga berat badan turun drastis.
Baca: Diperingati Tiap 1 Desember, Ini Tema Hari AIDS Sedunia 2021
 

Penyebab HIV dan AIDS

Ilustrasi kanker payudara. Alodokter.
Penyebab HIV dan AIDS. Alodokter.

Melansir alodokter, penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seks vaginal atau anal tanpa kondom, penggunaan jarum suntik bekas, dan transfusi darah. Meskipun jarang, HIV juga dapat menular dari ibu ke anak selama masa kehamilan, melahirkan, dan menyusui. 

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), penularan HIV hanya bisa terjadi lewat perantara cairan tubuh tertentu. Cairan tubuh yakni darah, air mani, cairan praejakulasi, cairan anus, cairan vagina, dan ASI. HIV dapat menular jika cairan tubuh penderita masuk ke dalam tubuh orang yang sehat.

Cara mencegah penularan HIV dan AIDS

Terdapat berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan HIV dan AIDS, dikutip dari hellosehat, antara lain:
  • Selalu menggunakan kondom saat berhubungan seks vagina, oral, atau anal
  • Hindari berhubungan intim dengan lebih dari satu pasangan
  • Bersikap jujur kepada pasangan jika positif HIV
  • Tidak berbagi jarum atau peralatan obat lainnya
  • Konsultasi dengan dokter jika didiagnosis positif HIV saat hamil guna penanganan dan perencanaan persalinan agar janin tidak tertular HIV.

(CIN)