FITNESS & HEALTH

7 Tanda Kamu Sembuh dari Depresi

Sandra Odilifia
Sabtu 27 Februari 2021 / 16:11
Jakarta: Depresi bisa menjadi hal yang sangat buruk. Mulai dari menjauhkan kamu dengan orang-orang terdekat hingga menghancurkan ketenangan pikiran kamu. Tentu itu terbukti sangat berbahaya dalam jangka panjang.

Meskipun demikian, yang terpenting bukan hanya mendeteksi tanda-tanda depresi dan membedakannya dari kesedihan sementara, tetapi juga penting bagi kamu untuk melacak kemajuan kamu dari waktu ke waktu.

Selain memotivasi, ini juga akan memberimu perasaan pencapaian dan membuatmu berhasil dalam hidup. Jika kamu seorang penyintas depresi dan ingin tahu apakah kamu telah maju ke arah yang positif, berikut tanda-tandanya melansir dari E Times:
 

1. Lebih sedikit amarah


Depresi dapat memicu perubahan suasana hati yang tiba-tiba, mulai dari ledakan emosi yang ekstrem hingga kemarahan dan keganasan yang tidak terkendali.

Seseorang yang menderita perubahan suasana hati yang depresif tidak memiliki kemampuan untuk berpikir secara rasional dan tidak dapat menjelaskan maksud tindakan mereka.

Namun, begitu kamu mulai pulih dari depresi, kamu akan mengalami lebih sedikit lonjakan kemarahan. Kamu lebih masuk akal dan memiliki kemampuan untuk melihat ke dalam hal positif.
 

2. Tidak mudah tersinggung


Mudah kesal atau frustrasi adalah tanda depresi lainnya. Namun, saat kamu memulihkan diri dari hal itu, kamu cenderung menjadi lebih positif dan ramah.

Tidak seperti diri kamu sebelumnya, saat mulai pulih kamu akan terbuka terhadap pendapat orang yang bertentangan dan akan siap berdialog daripada mengungkapkan kekesalan.
 

3. Menumbuhkan minat dalam aktivitas menyenangkan


Setelah kamu lebih terbiasa dengan keadaan pikiran yang positif, kemungkinan besar kamu akan mengembangkan minat dalam berbagai aktivitas.

Baik untuk hobi, bakat artistik atau melakukan perjalanan dengan kerabat. Kamu akan lebih terbuka untuk aktivitas dan petualangan yang menyenangkan.
 

4. Meningkatkan interaksi sosial dengan teman dan keluarga


Depresi dapat menyebabkan isolasi dan keterasingan yang ekstrem. Saat depresi, seseorang merasa lebih nyaman tinggal di dunia bayangannya sendiri.

Namun, jika kamu telah memutuskan untuk kembali ke jalur yang benar dan memerangi depresi, kamu akan menemukan dirimu terbuka kepada orang lain dan bersosialisasi dengan mereka.
 

5. Kembali bekerja


Pulih dari depresi juga berarti kembali ke keadaan normal dan melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaan. Begitu kamu mulai mengatasi rintangan mental, tidak ada yang dapat menghentikanmu untuk kembali bekerja dan mengambil kendali hidup kamu.
 

6. Menjaga kebersihan pribadi


Depresi dapat membuat kamu kehilangan banyak hal. Kebersihan pribadi adalah salah satunya.

Meskipun hal itu dapat memicu rasa putus asa dan krisis eksistensial, kamu mungkin ingin berhenti merawat diri sendiri dan lingkungan sekitar. Tetapi begitu kamu menyadari harga dirimu, kamu akan mulai menjaga diri sendiri dan kesehatan serta kebersihan.
 

7. Mempersiapkan makanan sendiri


Kesedihan, kecemasan, dan depresi dapat memengaruhi aktivitas mental dan fisik kamu. Itu bisa membuat kamu malas dan membawa perubahan dalam pilihan gaya hidupmu.

Kabarnya, saat depresi, kamu cenderung memesan makanan dari luar atau makan sisa makanan untuk menghindari memasak. Dan pada gilirannya berdampak negatif pada kesehatanmu.

Tetapi begitu kamu mulai sembuh dan pulih, kamu akan melihat perubahan yang tiba-tiba dan menjadi lebih antusias dalam menyiapkan makanan sendiri dan makan sehat.
(FIR)