FITNESS & HEALTH

Hindari Seperti India, Ini Persiapan Indonesia untuk Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Raka Lestari
Rabu 05 Mei 2021 / 13:14
Jakarta: Tsunami covid-19 yang terjadi di India seperti saat ini tentu sangat mengkhawatirkan. Dan tentunya diharapkan agar Indonesia tidak mengalami kejadian yang serupa seperti di India, terutama dengan fasilitas layanan kesehatan yang kewalahan menghadapi para pasien yang membludak tersebut.

“Tentunya kita sudah pernah merasakan di akhir Desember – Januari dengan lonjakan kasus yang angkanya cukup tinggi,” ujar dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dalam Keterangan Pers Update Whole Genome Sequencing yang dilakukan secara virtual pada Selasa, 4 Mei 2021.

Menurut dr. Nadia, bahkan pada saat itu keterisian dari rumah sakit mencapai angka di atas 90 bahkan sampai 95 persen. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, dr. Nadia mendorong masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Sedangkan dari segi pelayanan kesehatan, pemerintah juga sudah menyiapkan rumah sakit.

“Kami juga mengimbau pemerintah daerah untuk menyiapkan rumah sakit-rumah sakit umum daerahnya,” ujar dr. Nadia. 

Rumah sakit rujukan covid-19 yang selama ini memang masih berfungsi tentunya perlu disiapkan dan juga saat ini kami sedang melakukan, salah satunya adalah kajian terkait bagaimana kesiapan rumah sakit termasuk terkait ketersediaan oksigen, kemudian bahan habis pakai, juga pengobatan-pengobatan lainnya serta SDM-nya.”

Ia juga menjelaskan bahwa saat in sudah melakukan berbagai asesmen yang ketat dan berharap agar bisa segera menyiapkan fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan. 

Tidak lupa juga, dr. Nadia mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan rumah sakit umum daerah serta pelayanan fasilitas kesehatan yang ada di wilayahnya untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus.

“Kami juga sudah terus-menerus melakukan evaluasi untuk memastikan rumah sakit-rumah sakit yang mengalami lonjakan kasus, langsung dilakukan monitoring dan pengawasan untuk memastikan penanganan serta ketersediaan obat-obatan sudah cukup memadai,” pungkas dr. Nadia.
(TIN)