FITNESS & HEALTH

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh, Perlukah Melakukan Rontgen?

Raka Lestari
Rabu 28 Juli 2021 / 18:49
Jakarta: Beberapa pasien covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh, banyak yang melakukan foto rontgen dada. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi paru-paru mereka, mengingat infeksi covid-19 merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Ini dibutuhkan sebagai langkah pencegahan dan untuk mengetahui kondisi paru-paru penyintas.

Akan tetapi, seberapa perlukah melakukan foto rontgen setelah sembuh dari covid-19? 

“Jadi rontgen paru-paru itu boleh dilakukan di awal, pada saat masuk lalu evaluasi. Boleh-boleh saja, terutama pada kondisi yang memang ada peradangan paru atau pneumonia. Kita ingin mengetahui perbaikan dari kondisi pneumonia itu,” jelas dr. RA Adaninggar PN, SpPD - Edukator dan Praktisi Kesehatan.


rontgen
(Untuk memastikan sembuh atau belum dari covid-19 harus dilakukan dengan dokter. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


“Kadang pada pasien yang sudah lewat dari 10-14 hari masih batuk-batuk setelah dirontgen ternyata memang masih ada pneumonianya. Ini juga harus hati-hati, tidak boleh cepat-cepat lepas isolasi ya. Harus diperbaiki dulu pneumonianya, dahaknya dikeluarkan terlebih dahulu baru dia boleh dinyatakan sembuh,“ saran dr. Ning.

Ia juga menambahkan, “Makanya kriteria sembuh itu sebenarnya harus dokternya yang menilai. Jadi sudah lewat masa isolasi, kalau gejalanya masih ada hasil foto rontgen-nya juga belum baik harus diobati dulu sampai dahaknya benar-benar bersih."

"Karena kalau dia batuk, dahaknya masih ada, di dalam paru-parunya masih mengalir virus,” kata dr. Ning.

Ia melanjutkan, “Itulah kenapa penilaian sembuh atau tidak dari covid-19, itu tidak boleh dilakukan sendiri, benar-benar harus konsultasi ke dokter."

"Untuk memastikan kesembuhan pasien, bisa dilakukan beberapa pemerksaan penunjang lainnya. Seperti misalnya pemeriksaan foto rontgen, lalu pemeriksaan lab darah. Nah itu untuk memastikan kondisinya memang sudah baik dan sudah sembuh,” tutup dr. Ning.

(TIN)