FITNESS & HEALTH

Saat Demam karena Pilek, Inilah 5 Makanan Terbaik!

Mia Vale
Senin 17 Januari 2022 / 08:00
Jakarta: Saat demam melanda karena pilek menyerang, nafsu makan berkurang. Akibatnya tubuh akan kekurangan vitamin dan mineral. Hal ini harus segera diatasi, karena pada dasarnya flu dapat mereda dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman.  

Melansir dari laman WebMD, makanan yang kaya nutrisi membantu melawan infeksi dan dapat membantu mencegah penyakit. Selain itu, makanan bernutrisi juga mempercepat penyembuhan. Menyehatkan dan lezat! Yuk, kenali kandungan nutrisi apa saja yang bisa menjadi sumber terbaik untuk mengobati demam karena pilek!
 

Mengandung antioksidan 


Meliputi beta karoten dan vitamin C dan E merupakan nutrisi penting dan dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat. Mereka membantu melindungi tubuh dari dalam. Salah satu cara mereka melakukannya adalah dengan menargetkan “radikal bebas”, yang merupakan molekul yang dapat membahayakan hal-hal termasuk membran sel. 

Cara terbaik untuk memasukkannya ke dalam diet adalah dengan makan lebih banyak buah dan sayuran.  

?Makanan kaya beta karoten dan karotenoid lainnya meliputi: Aprikot, asparagus, hati sapi, bit, brokoli, melon, wortel, jagung, jambu biji, kangkung, mangga, sawi dan sawi, nektarin, persik, jeruk bali merah muda, labu, labu kuning dan musim dingin, ubi jalar, jeruk keprok, tomat, dan semangka. 

Makanan yang kaya vitamin C antara lain: brokoli, melon, kembang kol, kangkung, kiwi, jus jeruk, pepaya, paprika merah, hijau atau kuning, ubi jalar, stroberi, dan tomat.

?Makanan kaya vitamin E meliputi: almond, minyak jagung, minyak ikan cod, hazelnut, lobster, selai kacang, minyak safflower, steak salmon, dan biji bunga matahari.


makanan untuk obati demam
(Bioflavonoid adalah sekelompok senyawa dari tumbuhan yang biasa disebut polifenolik. Ada sekitar 4000 hingga 6000 jenis polifenolik yang berbeda. Beberapa di antaranya digunakan untuk obat-obatan, suplemen, atau tujuan kesehatan lainnya. Salah satunya yang mengandung bioflavonoid adalah jeruk. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
 

Bioflavonoid 


Penelitian menunjukkan bahwa nutrisi utama ini membantu meningkatkan aktivasi sistem kekebalan tubuh. Zat alami ini menyertai vitamin C dalam tanaman dan bertindak sebagai antioksidan. 

Bioflavonoid ada dalam pulp dan inti putih yang mengalir melalui pusat buah jeruk, paprika hijau, lemon, limau, jeruk, ceri, dan anggur. 
 

Glutathione 


Merupakan nutrisi yang membantu sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik sehingga dapat melawan infeksi. Kamu bisa mendapatkannya dari brokoli, kubis Brussel, kubis, kembang kol, bayam, dan sayuran silangan lainnya. 
 

Protein 


Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta melawan infeksi virus dan bakteri. Pastikan kamu memilih sumber tanpa lemak, seperti kacang dan kedelai, daging sapi tanpa lemak, dan ayam atau kalkun tanpa kulit. 
 

Sup ayam 


Sup ayam tampaknya membantu melawan pilek setidaknya dalam dua penelitian. Ini membantu membersihkan hidung tersumbat serta lendir tipis sehingga bisa batuk dengan lebih baik. 

Minum teh panas adalah obat rumahan sejak lama yang bagus. Teh panas membantu mengencerkan lendir dan memastikan hidrasi tubuh yang tepat. Teh hijau dan hitam dipenuhi dengan flavonoid, yang merupakan antioksidan kuat.
(TIN)