FITNESS & HEALTH

Dianggap Efektif Cegah Varian Omicron, Ini Kelemahan Masker N95

Raka Lestari
Rabu 19 Januari 2022 / 17:04
Jakarta: Varian Omicron saat ini menjadi salah satu varian yang paling banyak menyebabkan infeksi covid-19. Berbagai negara mengalami peningkatan jumlah kasus konfirmasi positif karena adanya varian Omicron, yang memang memiliki tingkat penyebaran lebih tinggi.

Para ahli merekomendasikan agar masyarakat beralih dari masker bedah atau kain ke masker yang bisa memberikan perlindungan lebih tinggi yaitu masker N95 dan KN95. Saat ini Centers for Disease Control and Prevention (CDC) belum secara eksplisit merekomendasikan satu jenis yang lebih baik daripada yang lain.
 

Apa masker yang terbaik untuk mencegah Omicron?


"Dengan tingkat penularannya yang tinggi, omicron telah benar-benar mengubah cara kita perlu melindungi diri kita sendiri dari penyakit ini,” kata Dr Mohammad Sobhanie, seorang dokter penyakit menular di Pusat Medis Wexner Universitas Negeri Ohio.

Mengenakan masker yang baik adalah salah satu cara untuk mencegah Omicron, bersamaan dengan mempraktikkan protokol kesehatan seperti vaksinasi, jarak sosial, dan memastikan sirkulasi udara yang baik.

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences memperkirakan bahwa, risiko penularan covid-19 dapat dikurangi hingga 75 kali lipat ketika orang sakit dan seseorang di dekatnya sama-sama mengenakan masker N95.

Sementara itu tinjauan penelitian yang diterbitkan pada 2021 menemukan bahwa, N95 mengurangi separuh risiko petugas kesehatan untuk terkena covid-19, dibandingkan dengan masker bedah.

Namun, N95 memang memiliki kelemahan. Pada umumnya tidak nyaman, terutama bila dipakai untuk jangka waktu yang lama. Masker N95 ini juga bisa lebih sulit ditemukan dan lebih mahal daripada masker bedah atau masker kain.

“Jika ketidaknyamanan dari masker N95 itu membuat seseorang menjadi tidak memakai masker secara konsisten dan benar, mungkin lebih baik menggunakan masker yang tingkat efektifitasnya lebih rendah, namun tetap nyaman dipakai meskipun dalam waktu yang lama,” kata Emily Sickbert-Bennett, direktur pencegahan infeksi di UNC Medical Center.

“N95 yang dipakai dengan baik akan menjadi masker filter kualitas tertinggi yang bisa kamu pakai. Tapi masker terbaik yang kamu pakai adalah masker yang akan kamu gunakan,” tutup Sickbert-Bennett.
(FIR)