FEATURE

Jaring 10 Finalis Ideathon Demi Majukan Pariwisata NTT

Rendy Renuki H
Selasa 03 Agustus 2021 / 14:08
Jakarta: Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina  optimistis 10 finalis program Ideathon #RinduLabuanBajo akan melahirkan ide kreatif dan inovatif untuk menjadi model pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ke-10 finalis program Ideathon #RinduLabuanBajo adalah Ampyang Lempu, Batares, Comohook. Ecofloresta, Flobamorata, Floratama Camp, KalaNusa, Kertabumi Recycling Center, Tim Legenda, dan  Srikandi. Mereka nantinya akan mengikuti Top 60 Floratama Academy.

"Saya optimistis 10 finalis ini akan dapat melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif. Mereka juga akan menciptakan produk-produk ekonomi kreatif berkelanjutan yang berbasis digital di Labuan Bajo,” kata Shana melalui keterangan tertulis, Selasa 3 Agustus 2021.  

Ia mengatakan, Ideathon #RinduLabuanBajo adalah salah satu terobosan BPOLBF dalam menjawab tantangan memajukan sektor pariwisata dan ekraf di Labuan Bajo. BPOLBF secara konsisten dan berkelanjutan mengadakan program pembinaan dan pelatihan meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM).  

Selain itu, BPOLBF juga menjalin kemitraan erat dengan jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di berbagai bidang.

“BPOLBF melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Alhamdulillah, Ideathon #RinduLabuanBajo menjadi contoh konkret. Program ini akan kami sinergikan dengan Floratama Academy, sebuah program inkubasi pengusaha pada 30 bidang usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang tersebar di Flores, Alor, Lembata, dan Bima,” jelas Shana.

Saat ini banyak talenta yang memiliki ide gemilang, inovatif, dan kreativitas tinggi untuk menjawab tantangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo. Ideathon adalah program BPOLBF mengoptimalisasi percepatan pembangunan sektor pariwisata dan ekraf di wilayah koordinatif BPOLBF, yaitu Flores, Alor, Lembata, dan Bima. 

Sementara, Direktur Pemasaran Pariwisata BPLOBF, Raisa Lestari Niloperbowo optimistis, penyelenggaraan Ideathon #RinduLabuanBajo makin memantapkan posisi Labuan Bajo sebagai pusat kegiatan pelaku industri kreatif. 
 
“Tujuan BPOLBF adalah  mewujudkan kemapanan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ideathon #RinduLabuanBajo adalah kampanye BPOLBF meningkatkan tourism awareness masyarakat, khususnya terkait kuliner, kriya, dan fesyen,” kata Raisa.
(REN)