FAMILY

Perawatan Ibu setelah Melahirkan Harus Dilakukan secara Menyeluruh

Raka Lestari
Selasa 09 Maret 2021 / 17:36
Jakarta: Perawatan terpadu paska melahirkan (integrated postnatal care) merupakan hal penting yang tidak boleh diabaikan. Perawatan paska melahirkan bukan hanya mempercepat pemulihan ibu dan mencegah komplikasi setelah melahirkan, tetapi juga akan meningkatkan kualitas hubungan Ibu dan bayi serta keluarga pada umumnya.

“Setiap kehamilan memiliki keunikan tersendiri dan kebutuhan klinisnya dapat berubah selama periode kehamilan, persalinan, dan paska melahirkan," ujar dr. Ivan Sondakh, Sp. OG, Dokter Spesialis Obgyn di Klinik Health360, dalam acara Virtual Press Conference untuk memperingati International Women’s Day 2021, pada Selasa, 9 Maret 2021.

Perawatan ibu setelah melahirkan, menurut dr. Ivan, harus dilakukan secara menyeluruh. Baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. 

Untuk itu dianjurkan melakukan pemeriksaan setelah melahirkan dan kontak dengan dokter. Yaitu pada kandungan antara 3 minggu pertama persalinan dan pada 12 minggu setelah melahirkan. Diharapkan para Ibu juga mengetahui tanda-tanda dan masalah yang mungkin terjadi paska melahirkan.

“Agar tercapai kesehatan fisik, emosional, dan psikologis terbaik untuk setiap individu dan bayi   baru lahir, dibutuhkan pendekatan berbasis hak asasi manusia. Tidak hanya mencegah kematian dan morbiditas ibu, tetapi memprioritaskan perawatan dan kesejahteraan yang berpusat pada kualitas hidup individu,” ujar dr. Ivan.

Periode paska melahirkan, kata dr. Ivan, merupakan masa yang membahagiakan, sekaligus tantangan bagi ibu dan anggota keluarga lainnya. Pada fase ini, segala tantangan yang dialami harus menjadi tanggung jawab bersama. Komunitas memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman postnatal yang positif, termasuk pasangan, keluarga dan orang tua.

“Periode pasca melahirkan merupakan peluang penting untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu dan bayi, seperti mendukung perilaku sehat, memberikan pendidikan keterampilan hidup, memfasilitasi proses menyusui, memberikan konseling kepada wanita tentang pilihan KB, mendukung kesehatan mental yang baik, mencegah dan mengobati komplikasi terkait persalinan," jelas dr. Ivan.

Untuk itu, dr. Ivan menegaskan bahwa fasilitas kesehatan sangat penting untuk mendukung Ibu, bayi dan support system lainnya baik secara fisik, psikologis, sosial dan emosional melalui peristiwa kehidupan baru yang signifikan ini.
(FIR)