FAMILY

Bolehkah Busui Puasa?

Raka Lestari
Minggu 02 Mei 2021 / 09:00
Jakarta: Memasuki bulan Ramadan, ibu yang sedang menyusui sering dilanda kekhawatiran terkait  kecukupan produksi ASI yang dibutuhkan si buah hati

Padahal hal ini bisa diatasi dengan melakukan sejumlah persiapan, sehingga walaupun tengah berpuasa namun kualitas dan kuantitas ASI yang diproduksi tetap terjaga.

Berpuasa itu bukan menjadi halangan untuk ibu menyusui, terutama ibu yang bayinya sudah berusia enam bulan ke atas karena sudah ada ASI dan MPASI untuk makanan bayi,” ujar dokter spesialis anak sekaligus konselor laktasi dr. Wiyarni Pambudi, Sp.A., IBCLC, dalam acara FESTIVAL 100% ASIMOR yang dilakukan secara virtual pada Jumat, 30 April 2021.

Menurut dr. Wiyarni, bagi ibu yang sedang menyusui silakan jika memang untuk menyusui. “Asalkan tetap menjalani pola hidup dan gizi yang sehat. Serta jangan lupa untuk memenuhi asupan cairan tubuh selama berpuasa tersebut,” ujarnya.

“Penelitian juga menyebutank bahwa kalau ibu yang sedang menyusui itu berpuasa, tetapi pada saat sahur dan berbuka puasa mengonsumsi makanan yang baik maka tidak akan terjadi penurunan kualitas ASI," kata dr. Wiyarni.


asi
(Ibu ragu apakah menyusui sambil puasa berpengaruh pada si kecil? Pesan dr. Wiyarni lihat tanda-tanda kecukupan ASI pada si kecil. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


"Jika menyusui saat berpuasa, ritual pemberian ASIk yang dilukan pun harus tetap sama. Jangan sampai interval pemberian ASI menjadi lebih jarang karena sedang berpuasa,” jelas dr. Wiyarni.

Ia juga menekankan agar bagi ibu menyusui yang ingin berpuasa, asupan makanan dan cairan adalah hal yang harus benar-benar dijaga. 

“Ini yang kadang-kadang suka lupa, tapi karena sedang menyusui harus dijaga dengan baik,” tutur dr. Wiyarni.

“Selain itu juga bisa mengonsumsi suplemen. Kalau mengonsumsi suplemen, selain bisa menambah produksi ASI sebesar 51 persen kadar vitamin juga meningkat. Terutama vitamin A yang berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak karena vitamin A itu sifatnya merepair,” kata dr. Wiyarni.

Jika ibu menyusui yang berpuasa takut kebutuhan ASI anak tidak terpenuhi bisa juga dengan melihat tanda-tanda kecukupan ASI pada si kecil. 

“Tanda-tanda ASI cukup simpelnya ada dua. Pertama, ketika buang air kecil maka jernih. Dan yang kedua, kenaikan berat badannya seimbang. Tidak boleh turun lebih dari 10 persen,” tutup dr. Wiyarni.

(TIN)