FAMILY

3 Langkah agar Ibu Tetap Tangguh Jalani Multiperan selama Pandemi

A. Firdaus
Rabu 31 Maret 2021 / 08:53
Jakarta: Pandemi Covid-19 ini menjadikan peran ibu kian penting. Mulai dari garda terdepan penjaga kesehatan keluarga, pengelola keuangan, hingga memastikan pertumbuhan dan proses pembelajaran anak tetap berjalan baik.

Melihat kondisi tersebut membuat kekhawatiran buat keluarga, karena ibu bisa saja mengalami peningkatan stres dan kecemasan. Sehingga berdampak pada kondisi keluarga yang tak menyehatkan.

Dalam studi yang dilakukan UN Women, sebanyak 57% wanita mengalami peningkatan stres dan kecemasan. Lantaran bertambahnya beban mengurus keluarga dan juga pekerjaan rumah tangga, serta permasalahan ekonomi.

"Belum lagi ditambah berbagai ketidakpastian yang masih menghantui, seperti kapan pandemi berakhir? kapan sekolah kembali dibuka? bagaimana situasi ekonomi ke depan?," ujar Selva Marsentiani, Senior Head of Brand Communications & Content My Baby dalam konferensi pers virtual My Baby Momversity.

Untuk itu diperlukan beberapa langkah biar membantu mengurangi kecemasan yang ibu hadapi. Dengan demikian, anggota keluarga khususnya anak-anak dapat menjadikan ibu sebagai role model yang senantiasa bahagia sekaligus tangguh.


Konferensi pers My Baby Momversity (Foto: My Baby

“Ibu kerap kali harus bersentuhan dengan berbagai macam tantangan, bahkan sebelum pandemi melanda. Kekhawatiran akan kesejahteraan anak, kurang istirahat, tidak cukup 'Me Time', serta berbagai permasalahan yang ibu hadapi di saat pandemi jelas membuat ibu semakin kewalahan," ungkap psikolog Tiara Puspita, M. Psi.  

"Karenanya, kemampuan menyadari pikiran, emosi dan apa yang ibu rasakan secara fisik dan mental pada momen saat ini, adalah kunci agar ibu mampu beradaptasi dan fokus pada apa yang bisa ia kendalikan, bukan pada hal-hal yang belum pasti”, sambungnya.

Tiara menambahkan, ada tiga hal yang dapat ibu lakukan agar bangkit dari situasi krisis yang dihadapi dan tangguh jalani perannya selama masa-masa menantang ini:
 

1. Self-care


Ibu dapat mengurangi rasa stres dan cemas dengan lebih peduli terhadap dirinya. Selain dengan memanjakan diri, ibu juga bisa melakukan meditasi untuk membuat ibu lebih rileks dan mendapatkan fokusnya kembali.

"Menempatkan kondisi fisik dan emosional sebagai prioritas, mampu membantu ibu mencapai kebahagiaan serta kesehatan yang optimal untuk dirinya dan keluarga," ungkap Tiara.
 

2. Ciptakan keharmonisan keluarga


Ketika ibu mencontohkan hubungan yang penuh kasih dengan ayah dan anak-anak, mereka akan merasa lebih aman dan dicintai. Bahasa yang positif, aktif mendengarkan, dan empati bukan saja membantu menciptakan lingkungan keluarga yang damai dan bahagia, tapi juga mempermudah ibu dalam melakukan pembagian tugas.
 

3. Melatih diri menerima situasi


Sadari bahwa ibu tidak harus selalu sempurna. Dengan memahami batasan antara kedua hal tersebut, ibu dapat mengarahkan energinya secara lebih efektif dan optimal pada hal-hal yang berada dalam kendali.

"Penerimaan dapat membantu ibu untuk lebih mampu menerima diri sendiri dengan kelebihan dan kekurangan yang ada, dan dapat membantu memaksimalkan kualitas self-care dan me-time yang dilakukan untuk dirinya sendiri," pungkas Tiara.
(FIR)