FAMILY

Kelebihan dan Kekurangan Menikah Muda

Raka Lestari
Selasa 14 September 2021 / 17:00
Jakarta: Menikah, baik itu pada usia muda ataupun usia yang sudah matang tentunya harus melakukan berbagai pertimbangan terlebih dahulu.

Namun, salah satu hal yang dikhawatirkan pada orang yang menikah muda adalah belum timbulnya kedewasaan seseorang. Untuk itu, perlu sekali mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menikah.

Dan dilansir dari Onlymyhealth, berikut ini adalah beberapa keuntungan dan kekurangan dari menikah muda:  
 

Keuntungan 


Pikiran yang masih muda biasanya lebih mudah untuk beradaptasi. Dan seiring dengan berkembangnya pemikiran mereka, itu akan menjadi lebih terbiasa terhadap ketegasan dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, lebih sedikit juga kemungkinan pasangan untuk berkompromi pada situasi.

Untuk wanita, menikah muda akan memberikan keamanan dalam hal kehamilan. Secara umum, usia 25 tahun merupakan usia ideal bagi wanita untuk hamil. Menikah di usia yang sudah tua membuat risiko lebih tinggi terhadap kehamilan ektopik dan keguguran.


menikah muda
(Perlunya pertimbangan matang sebelum menikah, karena menikah tidak hanya melibatkan sepasang kekasih, tapi juga dua keluarga di belakangnya.  Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


Menikah di usia muda juga membuat lebih banyak waktu bagi pasangan untuk mengejar karier dan merencanakan punya anak secara matang. Menikah pada usia yang lebih tua biasanya berujung konflik apakah pasangan harus memilih karier atau keluarga.

Kemudian, memiliki hubungan yang serius di usia muda juga lebih mudah karena kamu bisa memilih calon pasangan dengan bebas dan memutuskan dengan siapa kamu akan menghabiskan sisa hidup. Tidak terburu-buru karena usia yang sudah bertambah tua.
 

Kerugian 


- Kurangnya kemampuan kompromi di salah satu pasangan

- Kehamilan sebelum waktunya dan risikonya. Kebanyakan wanita, karena keguguran berulang dan aborsi, menjadi tidak subur. Namun, itu tidak sama untuk semua wanita

- Pendidikan cenderung akan terabaikan bagi pasangan yang berencana menikah dini karena fokus bergeser ke bidang-bidang seperti stabilitas keuangan dan keluarga berencana

- Dalam kasus pernikahan dini yang sudah diatur, hubungan seksual bisa menjadi sesuatu yang berat

Ada baiknya jika kamu dan pasangan memiliki konflik saat menikah muda, berkonsultasilah dengan psikolog keluarga.
(TIN)