FAMILY

Diawasi BPOM, 58 Produk Bayi & Anak Jadi Favorit Para Ibu

Rendy Renuki H
Selasa 22 Juni 2021 / 20:56
Jakarta: Sebanyak 58 produk bayi dan anak menjadi favorit para ibu di Indonesia. Terlebih setelah produk tersebut diawasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pengawasan itu membuat para orang tua tidak cemas saat memilih produk bayi dan anak. Apalagi jika produk tersebut sudah mengantongi izin edar BPOM.

"Harus memenuhi standar, diproduksi sesuai cara olahan yang baik. Kemudian diregistrasikan dengan persyaratan, seperti mutu dan nilai gizi," kata Deputi Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Dra. Rita Endang, APT, M.Kes di acara virtual Mom's Favorite Baby and Kids Brand Awards 2021, Selasa 22 Juni 2021.

"Setelah sesuai dengan standar maka akan diberikan nomor izin edar. Nomor izin edar ini digunakan untuk melakukan distribusi," lanjutnya.

Rita melanjutkan, setiap pelaku usaha yang memproduksi dan mempedagangkan wajib memenuhi keamanan dan mutu pangan. Hal itu sesuai dengan ketentuan UU No 18 Tahun 2021.

Sehingga pelaku usaha produk bayi dan anak yang harus memberikan informasi, keterangan pangan yang tidak menyesatkan dan berlebihan. Baik itu dalam bentuk gambar, suara, pernyataan dan lainnya.

Dia pun menjelaskan bahwa setiap kemasan pangan sudah memiliki barcode dan itu bisa discan untuk menunjukkan informasi nama, bentuk sediaannya, serta nomor izinnya.

"Dengan begitu, masyarakat bisa tahu kejelasan produk. Jangan lupa ketika membeli produk, cek KLIK yang berarti cek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa," ujar Rita.

Sementara, 58 produk bayi dan anak yang menjadi favorit 2021 ini merupakan hasil riset dengan menggunakan beberapa indikator. Seperti reputasi perusahaan, publikasi, dan iklan.

Tim peneliti HerStory selaku pemberi penghargaan menggunakan metode voting. Para pemenang ditentukan 1.500 responden dengan kategori dasar bayi dibawah 2 tahun dan anak-anak 2-10 tahun.

"Melalui penghargaan ini, berharap brand perlengkapan bayi dan anak terbaik di Indonesia terus semangat berinovasi dan adaptif dalam membantu para ibu untuk merawat dan memenuhi kebutuhan si kecil," kata Clara Aprilia Sukandar, Pimpinan Redaksi HerStory.

Sedangkan berdasarkan data E-commerce Market Inside Harbolnas 2020, menunjukkan produk ibu dan anak menjadi salah satu kelompok teratas dan paling banyak dibeli konsumen saat pandemi setelah produk kesehatan dan home & living.

"Berdasarkan data penjualan di beberapa platform mengalami peningkata sangat pesat. Dengan begitu, menyediakan produk yang aman dan sesuai dengan kebutuhan ibu, bayi dan anak adalah tantangan bagi perusahaan," ujar Cahyo Prayogo, Direktur Pemberitaan dan Konten HerStory.
(ACF)