FAMILY

Lagu Anak Berpengaruh untuk Tumbuh Kembang

K. Yudha Wirakusuma
Jumat 23 Juli 2021 / 19:17
Jakarta: Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya faktor lingkungan yang memberikan anak suatu kebiasaan, seperti lagu yang biasa didengarkan anak. 

"Jadi memang penting lagu anak untuk perkembangan usia. Hal itu bisa menjadi materi pembelajaran, membentuk karakter dan lainnya,"ucap Direktur Perfilman Musik dan Media Baru (PMMB) Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Ahmad Mahendra, dalam acara peluncuran program Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) 2021, Menyambut Hari Anak Nasional, Jumat, 23 Juli 2021.

Sementara artis, Shelomita Diah menambahkan lagu anak banyak memberikan efek positif terhadap psikologi anak. Seperti keceriaan. "Jadi kalau lagunya ceria, anak akan ceria. Kalau lagunya berisi pesan, secara otomatis anak akan belajar," paparnya.

Selain itu juga anak bisa menari atau berdansa jika mendengarkan lagu anak kesuakaannya. Hal ini tentu saja menjadi olahraga yang menyenangkan. "Mereka belajar dengan senang hati dan diingat sampai dewasa," imbuhnya. 

Mantan penyanyi cilik, Chica Koeswoyo berharap berbagai pihak harus bahu membahu untuk menciptakan okosistem yang kuat. "Makanya enggak boleh duduk manis, kita semua harus membuat menjadi ekosistem kuat," paparnya.

Direktorat Perfilman Musik dan Media Baru bersama dengan KITA Indonesia menyelenggarakan Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA). KILA adalah Kontes Kita Cinta Lagu Anak Indonesia. Ini merupakan gelaran kedua.

Pendaftaran KILA 2021 sudah dibuka, Jumat 23 Juli 2021 atau bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Ajang ini kembali diselenggarakan setelah gelaran pertama sukses diselenggarakan pada tahun lalu. Gelaran pertama diikuti 1200 peserta.

KILA bertujuan merangkul anak-anak Indonesia usia 3-12 tahun untuk aktif, kreatif, riang dan gembira melalui lagu anak Indonesia. Hal tersebut adalah bagian dari upaya mengembalikan masa anak-anak untuk berkembang secara wajar, memupuk jati diri dengan mengenal dan menyanyikan lagu anak berbahasa Indonesia, dan tidak meniru perilaku orang dewasa dengan menyanyikan lagu mereka.
(YDH)