FAMILY

Tips Menumbuhkan Kebiasaan Ngemil yang Baik pada Anak

Raka Lestari
Rabu 24 Februari 2021 / 09:19
Jakarta: Seperti kita ketahui, anak-anak sangat menyukai camilan. Dan biasanya mereka lebih suka dengan camilan yang manis-manis seperti cokelat dan permen. Namun sayangnya, camilan-camilan tersebut kurang baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Untuk itu, orang tua perlu membiasakan anaknya untuk memilih camilan yang sehat dan baik.

Menurut dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), dokter spesialis anak di RS Brawijaya Antasari, tak pernah ada kata terlambat dalam menumbuhkan kebiasaan ngemil yang baik pada anak. “Ketika anak-anak lebih banyak beraktivitas di rumah seperti saat pandemi ini, ia cenderung mengonsumsi lebih banyak camilan karena rasa bosan beraktivitas seharian di rumah," ujarnya.

"Sebaliknya, ini dapat menjadi momentum emas bagi orang tua untuk menumbuhkan kebiasaan baru, yakni memilih camilan yang lebih baik. Hal yang paling penting adalah, orang tua harus bisa memberikan teladan yang baik, karena anak-anak akan meniru gaya hidup atau pola ngemil orangtuanya," ujar dr. Attila.


(Kalau ingin anak terbiasa ngemil dengan baik, maka berikan juga teladan yang baik di rumah dengan mengonsumsi camilan yang baik. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Berikut adalah tips yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu menumbuhkan kebiasaan mengemil yang baik pada anak:
 

1.  Libatkan anak dalam pemilihan camilan

Supaya anak semakin paham tentang berbagai jenis camilan yang ada di pasaran, libatkan mereka dalam proses pemilihannya. Buatlah jadwal mingguan dan berdiskusi dengan anak tentang camilan apa saja yang mereka inginkan. Apakah camilan tersebut baik atau tidak, dan berapa banyak yang bisa mereka konsumsi per hari. Selalu berikan alasan yang bisa dimengerti anak saat melarang atau menyuruh anak makan camilan tertentu.

 

2. Catat camilan favorit anak dan bandingkan kandungannya

Apa saja camilan favorit anak selama ini? Apakah kandungan kalori dan gulanya tidak berlebih untuk kebutuhan gizi hariannya? Evaluasi kebiasaan ngemil selama ini dengan membuat tabel yang sederhana untuk ditempel di pintu kulkas. Dengan tabel informatif ini, ajari anak membandingkan dan memilih camilan paling baik untuk sesi mengemil berikutnya.

 

3. Sesuaikan dengan selera anak

Camilan di pasaran memang beragam, tapi tidak semua baik untuk dikonsumsi anak. Memilih camilan yang baik bukan berarti memaksakan anak-anak mengkonsumsi makanan yang kurang mereka sukai.

Tugas utama orang tua adalah untuk menjaga keseimbangan itu, yakni memilih camilan yang disukai anak. Tapi, dengan mengatur porsi atau memilih kandungan yang tepat untuk kebiasaan tubuhnya. Misalnya, jika anak gemar menikmati es krim, pilihlah es krim yang mengandung kebaikan susu dan buah.


(Buatlah jadwal mingguan dan berdiskusi dengan anak tentang camilan apa saja yang mereka inginkan. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 

4. Buat sesi edukasi dengan permainan

Ajak anak belajar tentang camilan baik dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, dengan bermain ular tangga atau mengisi teka-teki silang yang seru. Faktanya, anak-anak belajar dengan menggunakan lima indera mereka, mulai dari sentuhan, visual, hingga pendengaran. Oleh karena itu, belajar dengan bermain menjadi cara efektif untuk menanamkan pengetahuan baik ke dalam mindset anak.

 

5.  Berikan teladan yang baik

Orang tua adalah dua tokoh yang paling krusial dan menjadi role model bagi anak-anak, bahkan hingga mereka beranjak dewasa. Apapun yang dilakukan dan dikatakan oleh orang tua akan menentukan karakter, sikap, kepercayaan, dan bahkan pola gaya hidup anak.

Semakin dekat dengan anak, semakin tinggi pula level pengaruh yang diberikan orang tua terhadap kehidupannya. Kalau ingin anak terbiasa ngemil dengan baik, maka berikan juga teladan yang baik di rumah dengan mengonsumsi camilan yang baik, sesuai dengan kebutuhan gizi harian dengan porsi yang proporsional.
(yyy)