FAMILY

Manfaat Berenang bagi Ibu Hamil

Raka Lestari
Senin 19 April 2021 / 08:00
Jakarta: Banyak orang mungkin sudah tahu manfaat apa saja yang bisa didapatkan dari melakukan olahraga renang. Salah satunya adalah manfaat untuk wanita yang sedang hamil. 

Dan memang, olahraga secara rutin disarankan bagi wanita yang sedang hamil karena manfaatnya untuk kehamilan mereka itu sendiri.

Patricia A. Evans, seorang praktisi perawat dan bidan bersertifikat, memberi tahu Romper bahwa berenang memberikan wanita yang sedang hamil perasaan lega dari rasa berat pada perut ketika sedang mengandung. Dan berenang pada saat sedang hamil juga membuatmu merasa lebih ringan karena daya apung air.

Manfaat lain yang dilaporkan untuk berenang saat hamil termasuk meredakan pembengkakan pada pergelangan kaki dan kaki, meredakan nyeri siatika, mengurangi mual di pagi hari, membuat ibu tetap sejuk, dan meningkatkan daya tahan tubuh yang akan membantu saat tiba waktunya untuk mendorong bayi keluar, menurut What to Expect.
 

Klorin dan kehamilan 


Beberapa wanita yang sedang hamil, mungkin merasa ragu untuk berenang karena kandungan klorin yang ada pada kolam renang. Namun, jangan panik dengan air itu sendiri. Evans mengatakan bahwa klorin di kolam renang aman untuk ibu dan bayi.

“Klorin memiliki fungsi yang sangat penting dalam kolam renang, dan berenang di air yang tidak mengandung klorin justru akan jauh lebih berbahaya,” ujar dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Idries Abdur-Rahman.

Akan tetapi, jika kamu mengalami pecah ketuban saat berada di kolam renang atau ingin langsung meloncat ke kolam renang sesaat setelah mengalami pecah ketuban maka itu adalah hal yang tidak disarankan.

“Pertama, cairan ketuban adalah cairan tubuh, dan tidak disarankan untuk dengan sengaja menyimpan cairan tubuh apa pun di kolam bersama atau cairan tubuh lainnya,” kata Abdur-Rahman. 

“Kedua, meski diklorinasi, masih ada bakteri dan serangga lain di air kolam. Kantung tempat menampungnya air ketuban adalah penghalang utama antara bayi dan kuman dari dunia luar." 

"Berenang setelah pecah ketuban dapat mengundang kuman masuk ke rahim, yang dapat menyebabkan infeksi pada ibu atau janin," tutupnya.
(TIN)