FAMILY

Penting! Lakukan Skrining Kesehatan Mental Jika Alami Gejala Ini

Sri Yanti Nainggolan
Jumat 22 April 2022 / 21:48
Jakarta: Skrining kesehatan adalah hal penting, baik secara fisik dan mental. Namun, sepertinya skrining kesehatan mental belum menjadi perhatian bagi sebagian orang. 

Dilansir dari Alodokter, masih banyak orang menganggap skrining atau pemeriksaan awal kesehatan mental hanya perlu dilakukan pada orang yang sudah mengalami gejala gangguan kesehatan mental. Padahal, skrining ini bisa dilakukan siapa saja tanpa harus menunggu munculnya gejala.
 

Manfaat Skrining Kesehatan Mental

Skrining kesehatan mental pada dasarnya adalah untuk mendeteksi lebih cepat atau menentukan risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan bipolar, gangguan makan, atau gangguan stress pascatrauma (PTSD).

Baca: Stop Overthinking, Ini 5 Kebiasaan Negatif yang Bisa Menguras Energimu

Semakin cepat terdeteksi, semakin baik pula efektivitas penanganan masalah kesehatan mental yang bisa diberikan oleh psikolog dan psikiater. Selain itu, risiko komplikasi atau masalah yang lebih besar akibat gangguan mental, seperti penggunaan narkoba atau ide bunuh diri bisa dicegah.
 

Pertanda Perlu Skrining Kesehatan Mental

Pemeriksaan dini atau skrining kesehatan mental penting untuk dilakukan pada orang-orang yang mengalami gejala-gejala berikut:
  • Sering merasa cemas, khawatir, atau takut yang berlebihan
  • Suasana hati (mood) cepat berubah dan ekstrem
  • Cepat sedih dan mudah emosi
  • Kurang energi atau kelelahan
  • Merasa diri tidak berharga atau self-esteem rendah
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sulit mengatasi stres
  • Sering menghindari situasi sosial atau komunikasi dengan orang lain
  • Pernah atau berisiko menyakiti diri sendiri (self-harm)
  • Sempat berpikir atau bahkan sudah mencoba untuk bunuh diri

Skrining kesehatan mental juga perlu dilakukan pada orang yang memilki ketergantungan atau adiksi terhadap narkoba, rokok, minuman beralkohol, atau kebiasaan yang tidak sehat, misalnya berjudi.
 

Pelaksanaan Skrining Kesehatan Mental

Skrining kesehatan mental terdiri dari banyak jenis dan metode. Selain itu, deteksi dini ini juga bisa dilakukan pada orang dewasa maupun anak-anak. 

Skrining awal kesehatan mental juga bisa dilakukan secara mandiri dengan menjawab beberapa pertanyaan di situs kesehatan mental. Namun, umumnya pemeriksaan ini dianjurkan untuk dilakukan oleh psikolog atau psikiater agar lebih akurat. 

Baca: 4 Manfaat Bersih-bersih Rumah untuk Kesehatan Mental

Skrining kesehatan mental biasanya akan memulai dengan sesi wawancara (interview) antara dokter atau psikolog dengan pasien terkait riwayat kesehatannya secara umum, termasuk gejala kesehatan mental yang mungkin sedang dialami.

Riwayat penggunaan obat-obatan atau suplemen, kebiasaan pasien sehari-hari, dan hal apa saja yang membuat pasien merasa terganggu dalam hidupnya akhir-akhir ini juga menjadi pertanyaan skrining kesehatan mental. 

Jika pasien dinilai memiliki gejala gangguan kejiwaan tertentu atau berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan mental, ia akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis kejiwaan. Pasien baru akan mendapatkan penanganan yang tepat setelah diagnosis ditentukan, baik melalui psikoterapi, pemberian obat-obatan, atau keduanya.
(SYN)