FAMILY

Jangan Tertukar, Ini Bedanya Cemas dan Takut

Kumara Anggita
Senin 03 Mei 2021 / 14:00
Jakarta: Cemas dan takut adalah rasa yang berbeda. Namun, entah kenapa, orang suka menganggap bahwa keduanya adalah hal yang sama. 

Psikolog Klinis Dewasa, Yulius Steven, M.Psi., Psikolog, dari Sahabat Kariib menjelaskan bahwa banyak orang yang menyamakan cemas dan takut karena dua hal ini memang memiliki respons yang serupa. 

“Kita mungkin bisa mengalami yang namanya deg-degan, keringat dingin, sakit perut, pusing, engap-engapan, ingin buang air kecil, mau lari, dan masih banyak lagi,” paparnya dalam Instagramnya @yulsteve.

Namun, ia menegaskan bahwa ada perbedaan mendasar dari takut dan cemas. Menurutnya, takut biasanya memiliki objek yang jelas dan langsung terjadi saat itu juga. Sementara cemas objeknya tidak jelas, tidak nyata, dan hanya ada di dalam pikiran.

“Keduanya bisa saling berhubungan! Cemas bisa bikin takut dan sebaliknya takut juga bisa bikin cemas,” tambahnya.


(Takut biasanya memiliki objek yang jelas dan langsung terjadi saat itu juga. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Agar lebih jelas, Yulius memberikan contoh. Takut itu adalah ketika kita melihat ular di depan kita dan kita langsung teriak-teriak, keringat dingin, lalu berlari. 

“Sedangkan, cemas adalah ketika tidak ada ular sama sekali di hadapan kita, tapi kita membayangkan ular langsung membuat keringat dingin, jantung berdegup, dan sesak napas,” lanjutnya.

Menurut Yulius, takut terhadap ular lama-lama bisa menyebabkan kecemasan, dan kecemasan terhadap ular bisa memperparah takut yang dialami. Dua hal ini seperti yang disebutkan sebelumnya saling berkaitan satu sama lain.
(yyy)