FAMILY

Setelah Operasi Caesar, Sebaiknya Hindari 4 Makanan ini!

Mia Vale
Minggu 09 Januari 2022 / 08:00
Jakarta: Setelah operasi caesar, aktivitas fisik dibatasi untuk jangka waktu yang signifikan. Makanan yang dapat menyebabkan kelelahan, lesu, dan pemulihan yang lambat harus dihindari. Bagan diet setelah pemulihan operasi caesar juga harus menghilangkan apa pun yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Nah, supaya kondisi tubuh cepat kembali pulih, ada baiknya bila gaya hidup juga diperhatikan. Salah satunya memerhatika pola makan sehari-hari. Memang, kamu sudah tidak hamil lagi. Tapi, bukan berarti seorang ibu menyusui bisa makan seenaknya. 

Tetap perhatikan asupan nutrisi yang terkandung dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi. Selain membantu memperbanyak produksi air susu ibu (ASI), pola makan tepat juga dapat mempercepat proses pemulihan pascaoperasi. Untuk itu hindari beberapa makanan dan minuman setelah operasi caesar.
 

1. Minuman berkafein dan beralkohol


Mengonsumsi seperti minuman berkarbonasi, jus jeruk, kopi, teh, harus dihindari karena meningkatkan kembung dan gas. Bagi bayi yang memiliki sensitivitas terhadap kafein, bisa mengalami masalah pencernaan bila mengonsumsi kafein saat menyusui. Jadi, lihat reaksi bayi saat kamu meminum kopi atau teh.

Selain kafein, sebaiknya hindari juga minuman beralkohol menghindari karena bisa mengganggu produksi ASI serta menyebabkan masalah kesehatan pada si kecil.


makanan yang harus dihindari setelah caesar
(Hindari makanan yang dapat memicu mulas dan gangguan pencernaan setelah operasi caesar. Staf Medis Women Health Service RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, dr. Ilham Utama Surya, SpOG, mengatakan bahwa mual dan muntah yang terjadi usai operasi caesar dapat terjadi karena adanya manipulasi di saluran pencernaan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

2. Makanan yang digoreng dan pedas


Makanan yang difermentasi dan digoreng dapat menyebabkan mulas dan gangguan pencernaan. Karena kamu sedang menyusui, makanan tersebut dapat memengaruhi ASI dan menyebabkan masalah pertumbuhan pada bayi baru lahir. 

Mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan juga dapat membuat perut mulas dan kembung. Begitu yang dijelaskan dalam laman Day Today. Bukan tidak mungkin juga Mama akan mengalami diare. Padahal saat pemulihan pascaoperasi, hal ini sebaiknya dihindari dulu karena bisa membuat pemulihan luka menjadi lebih lama.
 

3. Makan sayuran pemicu gas


Meski dikenal sebagai makanan yang sehat, beberapa jenis sayuran tertentu sebaiknya dihindari setelah menjalani persalinan caesar. Seperti kembang kol, brokoli, dan kubis. Jenis-jenis sayuran tersebut dapat membuat produksi gas meningkat, sehingga berefek pada rasa tidak nyaman di perut dan nyeri di area bekas luka operasi.
 

4. Makanan pemicu sembelit


Jenis makanan yang bisa memicu sembelit juga sebaiknya dihindari. Karena jika mengalami sembelit, efeknya bisa membuat perut tidak nyaman dan memengaruhi bekas luka operasi juga. Beberapa jenis makanan pemicu sembelit jika dikonsumsi berlebihan di antaranya daging merah dan produk olahan susu.

Ingat, mengonsumsi beberapa makanan dengan ukuran porsi yang lebih kecil dan mengunyah dengan benar dapat membantu pencernaan. Dukungan keluarga dan teman-teman juga membuat perbedaan besar dalam kelancaran pemulihan.
(TIN)