FAMILY

Cara Meningkatkan Jumlah ASI Sesaat setelah Melahirkan

Raka Lestari
Rabu 21 Juli 2021 / 09:30
Jakarta: Khawatir tentang suplai ASI yang rendah sering terjadi pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Beberapa ibu mungkin tidak begitu mempermasalahkan hal tersebut, tetapi beberapa lainnya mungkin mengalami kesulitan untuk memproduksi ASI yang cukup selama proses menyusui.

Menurut Lyndsey Garbi, MD, seorang dokter anak, tidak ada jumlah 'normal' dari jumlah ASI yang harus dihasilkan. Berapa banyak ASI yang dihasilkan oleh ibu, tergantung pada tubuh mereka, bayinya, dan praktik yang dia gunakan segera setelah bayi lahir untuk melancarkan produksi ASI dan mengatur suplainya.
 

Cara meningkatkan suplai ASI


Prolaktin adalah hormon yang dibutuhkan untuk membuat susu, meningkat segera setelah ibu melahirkan, dan terus memproduksinya sebagai respons terhadap menyusui. Tapi, jika tidak digunakan makan, produksi hormon prolaktin akan terhenti.

"Oleh karena itu, cara terbaik untuk meningkatkan prolaktin setelah melahirkan adalah sering menyusui atau melakukan pumping setidaknya 8 hingga 10 sesi per hari dalam beberapa minggu pertama setelah kelahiran," kata Jessica Madden, MD, dokter anak dan neonatologis serta direktur medis Aeroflow Breastpumps.

Madden juga merekomendasikan untuk:

-Kosongkan payudara setiap kali menyusui

ASI yang tidak dikeluarkan dapat mengandung bahan alami yang mencegah tubuh untuk menyusui. Itulah mengapa penting untuk mengosongkan ASI setiap kali menyusui, karena memberi tubuh lampu hijau untuk memproduksi lebih banyak ASI.

-Periksa dengan konsultan laktasi untuk memastikan pelekatan bayi sudah tepat

Saat bayi sedang menyusui maka tubuh akan melepaskan hormon oksitosin, yang memicu payudara untuk mengeluarkan ASI. Tetapi jika bayimu tidak melakukan pelekatan dan menyusui dengan benar, itu mungkin meninggalkan terlalu banyak sisa susu di payudara yang dapat mencegah tubuh memproduksi lebih banyak pada sesi berikutnya.

-Pastikan teknik pumping yang dilakukan sudah benar

Jika teknik pumping yang dilakukan sudah benar, maka itu akan memastikan pengosongan payudara berjalan dengan lancar. Dengan begitu, memberikan lampu hijau pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI.
(FIR)