FAMILY

3 Cara Buat ‘Space’ dalam LDR

Kumara Anggita
Selasa 09 Maret 2021 / 22:05
Jakarta: Hubungan jarak jauh atau sering didengar sebagai Long Distance Relationship (LDR) sering membuat pasangan satu sama lain jadi terus-terusan perlu berkomunikasi. Dengan berkomunikasi secara lebih intens, kamu dan pasangan mungkin jadi merasa lebih aman.

Namun ternyata, space atau jarak juga diperlukan dalam tahapan ini. Dikutip dari Bustle, Shemiah Derrick, LPC, CADC, seorang berlisensi konselor profesional menyebutkan bahwa dengan menciptakan ruang, satu sama lain akan memiliki waktu untuk mendekompresi.

Ini juga termasuk mengatur ulang dan mempertahankan individualitas kamu. Ini adalah komponen penting dalam hubungan.

Menurut Derrick, ada tiga cara yang bisa diterapkan untuk memberikan jarak satu sama lain dalam proses LDR yang sedang berlangsung seperti:
 

1. Tentukan apa arti 'ruang’ dalam hubungan kamu 


Karena setiap orang memiliki ekspektasi yang berbeda, tempat terbaik untuk memulai adalah dengan menentukan seperti apa "ruang" dalam hubungan. Bicarakan tentang seberapa sering dan kapan kamu ingin mengobrol, serta apa pun yang kamu butuhkan untuk merasa dicintai, dihormati, dan terhubung.

Dari sana, kamu mulai menyiapkan beberapa pedoman. Derrick menyarankan untuk menyetujui "jam offline" terjadwal dimana kamu tidak diharapkan untuk saling membalas chat segera. 

Mungkin selama waktu yang ditentukan, seperti giliran kerja, atau dalam situasi tertentu, seperti ketika salah satu dari kamu keluar dengan teman. Dengan begitu, tidak ada yang perlu meminta ruang. Ruang itu sudah diberikan.

Kamu juga dapat menyetujui kata atau frasa kode untuk digunakan pada hari-hari ketika hidup terasa sangat berat. 

Jika pasangan kamu mengatakannya, kamu akan tahu bahwa pasangan mencari ‘space’ untuk mengurangi tekanan, bukan karena mereka mengabaikan kamu. Menurut Derrick, itu dapat membuat semua perbedaan dalam mengurangi konflik, kebingungan, dan perasaan sakit hati.
 

2. Prioritaskan waktu berkualitas


Donna T. Novak, PsyD, seorang Psikolog juga menyebutkan bahwa ada juga sesuatu yang bisa dikatakan untuk fokus pada kualitas versus kuantitas. 
 
Daripada mengirim teks yang tak terhitung jumlahnya sepanjang hari yang bisa mulai terasa seperti gangguan, dan bahkan mungkin menjadi beban, simpan semua cerita kamu untuk panggilan Zoom harian. 

Gunakan waktu ini untuk benar-benar fokus satu sama lain. Ini kemungkinan akan membuat percakapan lebih bermakna.
 

3. Habiskan waktu kamu dengan bijak


Mungkin yang paling penting dari semuanya adalah apa yang kamu berdua lakukan dengan waktu terpisah. "Perhatikan hal-hal yang kamu nikmati, yang membuat kamu menjadi diri kamu,” kata Derrick.

Dan ia menganjutkan kamu untuk melakukan sesering mungkin. Dengan mempertahankan persahabatan, hobi, dan waktu istirahat, kamu akan membawa diri terbaik kamu ke dalam hubungan tersebut. Dan itu kunci untuk pasangan mana pun, baik kamu berdampingan atau berjauhan. Selamat mencoba ya!
(TIN)