FAMILY

Ayam Cemani yang Hampir 100% Semuanya Hitam

Timi Trieska Dara
Minggu 10 Januari 2021 / 10:00
Jakarta: Dengan hati sehitam jiwa, Ayam Cemani Indonesia adalah ratu gotik impian kita. Dikenal karena pigmen melanin mereka yang berbeda, unggas ini sepenuhnya hitam, dari bulu-bulu mereka sampai ke organ dan tulang mereka. 

Dianggap sebagai pembawa keberuntungan dan kemakmuran, permintaan untuk ayam hitam ini telah meningkat selama bertahun-tahun. Hari ini, seekor ayam cemani dapat dijual seharga USD 700 (Rp9.865.100) - USD1.400 (Rp19.730.200) di pasar.

"Bahkan jeroannya pun hitam. Daging, tulang, semuanya hitam," kata Wira Kusuma, peternak Ayam Cemani seperti dilansir dari Great Big Story.

Bagi orang yang pertama kali melihat Ayam Cemani pasti terkejut dan takjub. Wira mengaku sejak kecil pernah melihat ayam hitam ini. Setelah dewasa, ia diberi tiga ekor Ayam Cemani oleh seorang kerabat kemudian ia mulai ternakkan.

Menurut Wira, kehitaman dari Ayam Cemani itu berasal dari pigmen melanin. "Dan kelebihan pigmen melanin pada Ayam Cemani ini membuat mereka sangat hitam."

Wira mengaku memperoleh penghasilan yang bagus dari beternak Ayam Cemani. Harga Ayam Cemani bervariatif, tergantung pada kualitas.

"Sekarang di pasaran harganya bisa Rp10 juta hingga Rp20 juta untuk grade bagus. Membawa ketenangan dan kesejahteraan bagi pemiliknya," kata dia.

Meski demikian, ada saja yang memandang negatif pada pemilik Ayam Cemani. Pemilik Ayam Cemani atau disebut Ayam Kedu ini dianggap memiliki ilmu hitam.

"Takutnya disebut sebagai penyihir, penyembah setan, karena kentalnya mistik ayam ini," kata pemilik Cemani Farms Indonesia, itu.

Apa pun itu, Wira tetap mencintai Ayam Cemani ini. Ia mengaku memiliki hubungan emosional dengan Ayam Cemani.

"Kalau saya lagi stres, sakit, enggak enak pikiran kadang ayam-ayam juga ikut stres tidak mau makan. Kalau saya senang ayam juga ikut bahagia," kata dia.

Selain bangga, Wira mengaku akan tetap fokus memelihara Ayam Cemani. Ia berharap dengan memelihara Ayam Cemani dapat melestarikan ayam ras lokal ini.

"Bagi saya beternak Ayam Cemani adalah suatu kebanggaan dan sebagai Warga Negara Indonesia ini adalah sebuah kebanggaan yang luar biasa," kata Wira.



(TIN)