FAMILY

Kemungkinan FDA Tunda Vaksin untuk Anak di Bawah Usia 5 Tahun

Mia Vale
Minggu 24 April 2022 / 15:00
Jakarta: Penundaan vaksinasi covid-19 untuk balita ini dikaitkan dengan regulator yang ingin mengesahkan dua vaksin pada saat yang sama. Jadi, orang tua mungkin harus menunggu hingga musim panas sebelum pemerintah federal mengesahkan vaksin covid-19 untuk anak-anak. Ini terjadi di Amerika Serikat. Kemungkinan besar FDA menunda vaksinasi untuk balita ini hingga bulan Juni.

Melansir dari laman People, pendukung vaksin mendorong pemerintah untuk bertindak lebih cepat daripada nanti. Gubernur Colorado Jared Polis menulis surat yang menyerukan kepada pemerintahan Biden untuk meningkatkan upaya guna mendapatkan otorisasi vaksin untuk populasi termuda di negara itu. 

"Tingkat rawat inap untuk anak-anak di bawah lima tahun adalah yang tertinggi selama lonjakan Omicron. Sementara anak-anak di bawah lima tahun kurang rentan terhadap SARS-CoV-2 daripada orang dewasa. Mereka masih dapat mengalami hasil yang parah dan bertahan lama," tulis Polis dalam surat itu. 

Bagi Polis, keterlambatan dan kurangnya urgensi dari FDA dan pengembang vaksin dalam mengesahkan vaksin untuk anak di bawah lima tahun sangat memprihatinkan. 


vaksin covid untuk anak di bawah 5 tahun
(Laporan CDC mengatakan anak usia 5 hingga 11 tahun dua kali lebih mungkin berakhir di rumah sakit dengan covid-19 selama lonjakan Omicron daripada anak-anak yang sudah divaksinasi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Laporan penundaan ini muncul ketika pemerintah federal telah melonggarkan pembatasan virus korona secara nasional di mana Administrasi Keamanan Transportasi baru-baru ini mengumumkan tidak akan lagi menegakkan mandat masker CDC untuk bepergian setelah seorang hakim federal di Florida membatalkan arahan badan kesehatan federal. 

Meskipun Hakim Florida Kathryn Kimball Mizelle, yang ditunjuk oleh mantan Presiden Donald Trump, membatalkan mandat tersebut, dengan alasan bahwa CDC melampaui kewenangannya, pemerintahan Presiden Joe Biden masih mendorong para pelancong dan penumpang untuk menggunakan masker.

Di tengah penundaan urgensi FDA untuk mengeluarkan vaksin covid-19 untuk anak-anak di bawah usia lima tahun, CDC merilis temuan baru yang menunjukkan manfaat memvaksinasi anak-anak. 

CDC mengatakan anak-anak yang tidak divaksinasi berusia 5 hingga 11 tahun dua kali lebih mungkin berakhir di rumah sakit dengan covid-19 selama lonjakan Omicron daripada anak-anak yang divaksinasi. 

CDC juga melaporkan, sejak November lalu ketika vaksin covid-19 Pfizer disetujui untuk digunakan pada anak berusia 5 hingga 11 tahun, sebagian besar rawat inap terjadi pada anak-anak yang tidak divaksinasi. 

"Kami membutuhkan tindakan dan dukungan federal yang berani untuk memberikan otorisasi vaksin covid-19 yang menyelamatkan nyawa anak-anak bungsu kami. Ini yang harus menjadi perhatian, urgensi, dan tindakan yang layak," imbuh Polis.

(TIN)