FAMILY

Manfaat Membacakan Buku untuk Bayi Sejak dalam Kandungan

Raka Lestari
Kamis 10 Juni 2021 / 09:03
Jakarta: Membacakan buku pada bayi mungkin sudah sering dilakukan oleh orang tua. Dan memang, membacakan buku untuk bayi bisa memengaruhi kemampuan mereka dalam berbahasa.

Tapi ternyata, kebiasaan membacakan buku pada bayi, bisa dilakukan sejak dini. Bahkan ketika mereka masih dalam kandungan.

“Membaca untuk bayi yang belum lahir memberikan bentuk tambahan stimulasi bahasa yang lebih terstruktur,” kata Fadiyla Dopwell, M.D., seorang dokter anak perkembangan-perilaku.

Adalah fakta bahwa saat dalam kandungan, bayi dapat mendengar suara dan detak jantung ibunya. Kemampuan bahasa mereka sudah berkembang, termasuk keakraban mereka dengan suara vokal.

Membaca untuk mereka tidak hanya memperkuat bahasa mereka secara terstruktur, tetapi juga memperdalam koneksi antara ibu dan bayinya. Membacakan buku pada bayi yang belum lahir juga akan membantu mengembangkan lebih lanjut keterikatan orang tua-anak yang harmonis.



Membacakan buku untuk bayi saat masih dalam kandungan memberikan kesempatan yang tenang bagi bayi dan ibu untuk terikat satu sama lain. (Foto: Romper)

Saat bayi terbiasa dengan suara ibu, kemampuan berbahasa mereka juga akan mulai berkembang, sekalipun masih dalam kandungan. Cara ini memberi mereka awal yang baik dalam berpikir kritis dan pengenalan kata.

“Banyak penelitian yang mendokumentasikan manfaat paparan literasi dini pada bahasa dan pengembangan literasi. Dengan menetapkan prioritas ini lebih awal, bayi akan mendapatkan lebih banyak keuntungan,” kata Dopwell.
 

Membaca dengan suara keras


Jika kamu sudah suka membaca dan menikmati membaca majalah, Dopwell menyarankan untuk membacakannya dengan suara keras-keras. “Misalnya saja ketika ibu sedang belajar, bisa membaca hal tersebut. Tidak harus selalu membaca buku yang berkaitan dengan bayi,” kata Dopwell.

Dan seberapa sering durasi membaca buku, Dopwell mengatakan tidak ada batasan. Sejujurnya, kamu tidak akan mengalami overdosis membaca. Tetapi, yang paling umum adalah sekitar satu atau dua buku per harinya.

Akan tetapi, itu juga tidak harus selalu dilakukan oleh ibu. Para suami juga bisa melakukannya. Ini akan meningkatkan ikatan antara orang tua dan anak sebagai sebuah keluarga dan membantu bayi untuk mengenal suara mereka juga.
(FIR)