FAMILY

Cara Mengatur Keuangan agar Enggak Habis di Tengah Bulan

Kumara Anggita
Jumat 20 Agustus 2021 / 09:34
Jakarta: Memiliki perencanaan keuangan adalah hal penting. Dengan seperti itu, uangmu tidak cepat habis dan bisa berguna dengan baik.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diingat saat kamu menerima uang. Berikut tipsnya dari Syafirah selaku VP of preferred client Jouska Indonesia.
 

Mulai buat perencanaan keuangan


Syafirah menjelaskan, ketika kamu gajian pertama kali, sebaiknya langsung melakukan perencanaan keuangan. Dengan seperti itu, kamu bisa lebih berhati-hati dalam melakukan pengeluaran.

“Untuk yang baru kerja misalnya, mereka cenderung menghabiskan karena gaji pertama. Hal ini jadi kebiasaan. Habit kan terbentuk 90 hari ya. Ini jadi lebih susah untuk mereka mengatur uang. Harusnya sudah aware sama posisi keuangan. Dari awal pertama kali dapat kerja, sudah bikin perencanaan keuangan,” ujarnya saat dihubungi Medcom.id.

Perencanaan itu bisa dimulai dari berapa gaji yang kamu terima lalu dikurangi pengeluarannya per bulan. Berapa pengeluaran dari gaji yang kamu terima. Supaya kamu tahu ada potential income dari pendapatan tersebut sebulan harus disisih berapa.

Kamu harus membuat detail pengeluaran. Mulai dari makan siang, entertainment kopi, bayar asuransi, ada cicilan. Tulis semua biar kamu tahu dari pendapatan lets say 10 juta per bulan pengeluaran tujuh juta. Tiga juta itu bisa ditabung ke mana. Deposito, saham atau tabungan biasa.

Dengan seperti itu, kamu bisa membuat budget untuk beberapa keperluan. Jadi dianjurkan memiliki konsep budgeting.

"Misalnya entertainment, sabtu doang seminggu ke mall untuk makan dan nonton sebesar 250-300 ribu rupiah. Ini artinya kamu bisa buat gadget entertainment 1.2 juta rupiah. Kalau tanggal tua jatah entertainment masih silahkan, kalau habis harus berpikir cari entertainment lain misalnya nonton netflix atau fine dining diganti dengan mengundang teman makan ke rumah,” ungkapnya.
 

Menyisihkan uang untuk ditabung


Syafirah menjelaskan bahwa pentingnya untuk menyisihkan uang untuk ditabung. Menurutnya, menabung adalah hal wajib yang perlu dilakukan siapa saja, tidak peduli kamu baru bekerja, sudah lama bekerja, atau pensiunan. Dengan seperti itu, kamu bisa melihat bahwa ada hasil dari apa yang kamu kerjakan.

“Kita kan pasti mikirnya dari income kita ada yang lebih. Itu kita tabung. Kita pastikan income kita tidak defisit. Tidak perlu ada spesifikasi dia first jobber, retired,” ujar Syarifah.

"Inilah gunanya perencanaan keuangan yang tadi. Menghitungnya kita tak pakai persentase. Namun budgeting. Jadi kalau ada kenaikan gaji tidak bisa menabung misalnya 10 persen terus,” sambungnya.

Untuk melihat pengeluaran tersebut, kamu harus mendata pengeluaran dan pemasukan secara rutin. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang ada di android atau apple store.
 

Memiliki mindset yang sederhana


Walaupun kamu memiliki gaji yang berlebih, jangan langsung menaikan standar gaya hidup. Caranya adalah jangan terlalu cepat menaikkan gaya hidup karena yang sering ini.

"Misal baru dipromosi, yang misal makan di warkop sekarang maunya gofood terus. Itu tak sadar. Yang akhirnya income-nya habis. Kalau cepat naikin gaya hidup yang ada uangnya habis,” pungkasnya.
(FIR)