FAMILY

Cara Mengalihkan Rasa Haus dan Lapar saat Anak sedang Berpuasa

Sandra Odilifia
Kamis 08 April 2021 / 12:02
Jakarta: Mengajarkan si kecil puasa untuk pertama kali bukanlah hal yang mudah. Seringkali para orang tua dihadapkan dengan anak-anak yang rewel saat menahan rasa lapar dan haus.

Untuk menghindari anak-anak rewel saat berpuasa, dalam acara virtual #MomenNutella psikolog Ayoe P. Sutomo, M. Psi, membagikan sebuah tips agar puasa si kecil lancar dan menyenangkan.

Ayoe menjelaskan satu hal yang paling penting adalah menyibukkan anak dengan berbagai aktivitas menarik. Sehingga pemikiran anak tentang lapar dan haus teralihkan dengan aktivitas-aktivitas menyenangkan.

"Itu memang menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua untuk menyiapkan beragam aktivitas yang disukai anak, yang kemudian membuat anak lupa dengan rasa haus dan laparnya," jelasnya.

Namun, menurut Ayoe dengan melakukan aktivitas menyenangkan seperti masak bersama, membuat kue dan takjil atau melakukan permainan kreatif bisa menjadi alternatif yang baik untuk mengalihkan fokus anak. Dengan begitu, anak tidak mudah rewel dan merengek saat merasa lapar dan haus.

Di samping itu, Ayoe menjelaskan pengenalan berpuasa pada anak-anak sebetulnya bisa dimulai sejak berusia empat tahun.

"Itu sudah bisa dikenalkan dengan konsep 'ini yang namanya puasa', ada bangun pagi-pagi untuk sahur, tahan makan sampai jam sekian dan ada waktunya untuk berbuka. Konsep itu sudah bisa dilakukan pada anak di bawah 6 atau 7 tahun," ujar Ayoe.

Namun, untuk memulai mengajarkan anak-anak berpuasa dengan lebih serius, menurutnya baru bisa diajarkan setelah anak berusia 6 atau 7 tahun.

"Kalau ingin mulai benar-benar mengajarkan berpuasa penuh itu pada saat anak berusia 6 atau 7 tahun. Pada umur itu kamu bisa lebih serius mengenalkan konsep berpuasa," pungkasnya.
(FIR)