FAMILY

Festival Isi Piringku demi Mencegah Stunting pada Anak

A. Firdaus
Sabtu 27 Februari 2021 / 11:14
Jakarta: Anak merupakan sumber daya manusia yang sangat penting, bukan hanya bagi masa depan keluarganya, namun juga untuk masa depan bangsa. Untuk itu, tumbuh kembang anak yang maksimal sangat penting untuk mendapatkan prioritas perhatian bersama.

Sayangnya, saat ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi anak. Misalnya kondisi kekurangan makronutrien seperti stunting, maupun kekurangan mikronutrien zat besi yang menyebabkan anemia.

Pada perayaan Hari Gizi Nasional lalu, anemia juga menjadi perhatian khusus karena terjadi pada anak-anak, remaja, hingga ibu hamil dan dapat meningkatkan risiko anak stunting. Anak yang menderita tantangan kesehatan seperti anemia dan stunting tidak dapat berkembang secara optimal. Sebab hal tersebut bukan hanya menghambat fisik, namun juga kecerdasan.

Berdasarkan angka Riskesdas 2018, proporsi anak dengan status gizi pendek atau sangat pendek (stunting) sekitar 30.8%, masih lebih tinggi dibandingkan angka yang dianjurkan WHO di bawah 20%. Tingkat kemiskinan yang melonjak 10,7%-11,6% selama pandemi maupun perkiraan tambahan 5 juta penduduk miskin baru, berpotensi menghambat akses anak-anak terhadap konsumsi pangan sesuai gizi seimbang.

Ditambah lagi, edukasi gizi seimbang di sekolah maupun di rumah menjadi tidak optimal semasa pandemi. Jika kondisi ini tidak segera ditangani bersama, maka akan dapat berdampak buruk bagi negara, bukan hanya terhadap kualias SDM namun juga ekonomi.


Webinar Isi Piringku: Membangun Generasi Sehat Melalui Edukasi Gizi seimbang Sejak Dini”. (Foto: Danone)

Sebab, stunting dapat menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara sebesar 2-3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) per tahun. Jika PDB Indonesia tahun 2020 sebesar Rp 15.434 triliun, kerugian akibat permasalahan ini sekitar Rp 400 triliun rupiah per tahun.

Oleh karena itu, dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Danone Indonesia pada 26 Februari memulai diselenggarakannya Festival Isi Piringku untuk anak usia 4-6 tahun yang dilakukan secara daring bertajuk: Membangun Generasi Sehat Melalui Edukasi Gizi seimbang Sejak Dini”.

Festival ini mengajak ribuan guru dan anak Indonesia sebagai upaya untuk terus mengingatkan guru, orang tua, dan anak tentang pentingnya gizi seimbang sejak dini. Juga sebagai salah satu langkah penting pencegahan stunting.

“Festival Isi Piringku untuk anak usia 4-6 tahun merupakan salah satu kontribusi nyata dari Danone Indonesia dalam membantu pemerintah mensosialiasikan panduan ‘Isi Piringku’ agar masyarakat Indonesia semakin paham dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari sehari," ujar Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia.

"Bagi kami, edukasi seperti ini penting dilakukan karena pandemi telah memengaruhi banyak sektor kehidupan masyarakat, tidak terkecuali sektor pendidikan. Diharapkan melalui kegiatan ini, para orang tua tetap bisa memberikan pemenuhan gizi seimbang kepada anak agar daya tahan tubuh dan tumbuh kembang optimal, terutama di tengah masa pandemi ini,” jelas Karyanto Wibowo.
(FIR)