FAMILY

Melatih Si Kecil untuk Berbagi

Yatin Suleha
Minggu 06 Desember 2020 / 06:00
Jakarta: Saat si kecil yang masih batita bermain ada kalanya ia dan temannya berebut mainan yang sama. Naluri kamu sebagai orang tua sangat ingin segera menuntaskan permasalahan tersebut bukan? Namun ada baiknya kamu memberikan ia kebebasan.

Dalam sebuah studi disebutkan bahwa ada baiknya kamu memberikan ia keputusan untuk melakukan hal yang ingin ia lakukan sebagian bagian dari kemandiriannya.

Dalam studi baru, peneliti di Cornell University mengatakan anak-anak yang dipaksa berbagi memiliki kemungkinan kecil akan melakukannya lagi. Studi ini melibatkan anak usia 3-5 tahun berbagi stiker pada temannya.

Hasilnya, anak-anak yang diizinkan untuk mengambil keputusannya sendiri akan lebih mau berbagi pada masa mendatangnya kelak.

Memaksa anak berbagi, bahkan jika kamu memberikan penghargaan (reward) kepadanya bisa menjadi bumerang. Ini membuat dia akan mulai melihat dirinya sendiri sebagai seseorang yang tidak suka berbagi.
 
"Tapi memilih untuk berbagi akan membuat anak-anak meyimpulkan sesuatu yang penting tentang diri mereka sendiri, bahwa mereka suka melakukan kebaikan untuk orang lain dan itu sangat bagus," ulas pemimpin penelitian Nadia Chernyak.
(TIN)