FAMILY

Pentingnya Etiket Pada Anak Usia Dini

Sandra Odilifia
Selasa 16 Februari 2021 / 10:09
Jakarta: Tidak ada kata terlalu dini untuk mulai mengajari anak tentang pentingnya sopan santun dan etiket. Karena anak-anak di usia muda memiliki otak yang sangat baik dalam menyerap sesuatu.

Anak-anak dapat mengingat apa yang diajarkan kepada mereka dengan jelas, dan pikiran mereka mampu menyerap segalanya lebih cepat daripada di usia yang lebih tua. 

Dalam kondisi apapun, tentu anak harus diajari keterampilan sosial dan belajar berinteraksi dengan orang lain secara positif tanpa rasa takut atau sombong. Mereka harus belajar memahami situasi dengan benar dan bertindak sesuai dengan norma interaksi. 

Dalam konteks pandemi covid-19, ketika anak-anak lebih sering tinggal di rumah, sebagai orang tua, kamu perlu menemukan cara untuk mengajari mereka dasar-dasar berperilaku baik dengan orang yang berbeda. Karena tentunya, anak-anak harus menghormati orang dan berbuat baik kepada setiap orang. 

Melansir Femina, berikut cara mengajari anak dengan nilai-nilai yang baik sejak usia dini: 

 

1. Jadilah teladan bagi anak 

Orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak mereka. Setiap anak tentu memiliki sebagian besar sifat orang tuanya, sebab biasanya anak-anak mencoba meniru perilaku orang tua. 

Dan sebagian besar anak-anak di usia muda akan menghormati orang tua, serta apa pun yang orang tua katakan akan sangat penting karena itu akan menentukan apa yang akan membentuk anak kamu pada akhirnya.

Maka, jadilah panutan bagi mereka. Bersikaplah lembut, baik hati, murah hati dan sopan untuk mengajari mereka hal yang sama. 


(Dalam kondisi apapun, anak harus diajari keterampilan sosial dan belajar berinteraksi dengan orang lain secara positif. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

 

2. Salam dengan kasih sayang

Kamu harus membantu anak belajar bagaimana menyapa orang. Kamu harus memastikan mereka selalu berlatih untuk menyapa, 'apa kabar', dan berbagai frasa sapaan lainnya yang akan memeriahkan percakapan. 

Setiap kali anak kamu berinteraksi dengan orang lain, menyapa memainkan peran penting agar sang buah hati selalu berperilaku baik.

 

3. Bersikap sopan

Anak-anak terkadang tidak tahu cara yang paling tepat untuk berbicara dan hanya akan belajar dari apa yang kamu bicarakan. Oleh sebab itu, kamu harus memilih kata dan ekspresi yang tepat di depan mereka seperti "terima kasih", "tolong", "selamat datang", "permisi" dan lain sebagainya. 

Kamu tidak boleh membuat kesalahan dengan menggunakan kata-kata kasar karena mereka dapat menangkap kata-kata itu dan menyalahgunakannya. 


(Anak-anak harus diajarkan untuk menghindari perilaku canggung dan membahas hal-hal yang tidak pantas di meja makan. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

 

4. Pentingnya menjadi sabar

Penting untuk mempelajari seni kesabaran. Ini bisa tercapai jika nilai-nilainya sudah diajarkan sejak usia dini. Kamu harus memastikan bahwa anak kamu tahu kapan harus berbicara dan kapan tidak. Sang anak harus tahu bahwa mendengarkan adalah bagian penting dari perilaku belajar dan berbicara hanya ketika giliran mereka tiba.

 

5. Tata krama meja


Kamu harus memastikan bahwa anak kamu tidak merasa kewalahan selama waktu makan. Anak-anak harus diajar untuk menghindari perilaku canggung dan membahas hal-hal yang tidak pantas di meja makan.
 
Dapat dikatakan, bahwa orang tua harus mengajarkan sopan santun dan etiket kepada anak sejak usia dini. Tata krama, bahasa, dan kasih sayang semuanya dipelajari oleh anak-anak ketika mereka melihat bagaimana orang tua, saudara, dan teman mereka berinteraksi di dunia sosial. Penting untuk mengawasi perkembangan anak secara keseluruhan di setiap bidang untuk memastikan pertumbuhan yang sehat.
(yyy)