FAMILY

5 Cara Simpel Mengatasi Ejakulasi Dini

Kumara Anggita
Kamis 26 November 2020 / 20:54
Jakarta: Ejakulasi dini menjadi momok buat pasangan suami istri (Pasutri). Sebab kondisi ini menggambarkan seorang pria yang mencapai klimaks lebih cepat dari ekspektasi kepuasan seksual pasutri.

Bukan hanya momok, kadang kondisi ejakulasi dini bisa membuat beberapa dari pasutri merasa frustrasi dan cemas. Untungnya, ada beberapa cara simpel yang bisa membantu. Berikut cara mengatasi ejakulasi dini dilansir dari Healthline:
 

1. Suplemen zinc


Zinc tidak hanya mendukung kekebalan tubuh yang sehat dan pertumbuhan sel, mineral penting juga membantu memproduksi testosteron serta meningkatkan libido dan energimu. Penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi zinc bisa membantu permasalahan ini.

Sebuah studi pada 2009 yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa suplemen zinc dapat meningkatkan testosteron, yang dapat memperbaiki masalah seksual, seperti ejakulasi dini. Namun, mengonsumsi terlalu banyak zinc dapat menyebabkan:

- Mual

- Muntah

- Diare

- Kerusakan ginjal dan lambung

- Rasa logam di mulut
 

2. Ubah pola makan


Menurut penelitian, selain zinc, magnesium juga berperan dalam kesehatan seksual. Memasukkan makanan yang kaya zinc dan magnesium dapat membantu meningkatkan waktu yang kamu butuhkan untuk mencapai klimaks. Makanan yang dimaksud meliputi:

- Tiram

- Biji labu

- Kedelai

- Yogurt

- Bayam

- Sereal biji gandum

- Kacang almond

- Kacang merah

- Buncis

- Biji wijen

- Daging sapi dan domba

- Cokelat hitam

- Bawang putih

- Kacang polong
 

3. Teknik pause-squeeze


Teknik pause-squeeze dapat membantu mengatasi ejakulasi dini. Cara ini dilakukan dengan membiarkan gairah berkurang sebelum mencapai klimaks. Kamu bisa meminta pasangan untuk bekerja sama terkait ini.
 

4. Teknik stop-start


Teknik stop-start, juga dikenal sebagai kontrol orgasme. Ini hampir mirip dengan teknik pause-squeze, karena sama-sama menahan gairah. Saat kamu merasakan dorongan untuk berejakulasi, hentikan aktivitas seksual sepenuhnya.

Setelah kamu merasa kurang terangsang, perlahan mulai lakukan aktivitas seksual lagi. Ulangi proses ini sebanyak yang diperlukan untuk membantu kamu mengontrol ejakulasi.
 

5. Hindari seks untuk jangka waktu tertentu


Kamu bisa mulai mengalihkan fokus pada jenis aktivitas seksual lain dari pada penetrasi. Bicarakan dengan pasangan kamu apa yang membuat keduanya nyaman sehingga tekanan dan frustrasi bisa dihindari.
(FIR)