FAMILY

5 Hal yang Terjadi pada Tubuh jika Kamu Berhenti Berhubungan Seks

Raka Lestari
Sabtu 25 September 2021 / 19:18
Jakarta: Melakukan hubungan seksual, memang dianggap memiliki manfaat baik untuk dari segi mental maupun kesehatan. Dan kehidupan seks yang tidak teratur ternyata dapat berpengaruh juga bagi tubuh.

Meskipun memiliki manfaat, melakukan seks secara berlebihan juga tidak baik bagi tubuh. Usahakanlah melakukan hubungan seksual dalam jumlah yang normal. Dikutip dari Mirror.co.uk, berikut ini adalah yang akan terjadi pada tubuh jika berhenti melakukan seks:
 

1. Kehilangan libido


"Bagi beberapa orang yang tidak melakukan hubungan seks, mereka akan mulai lesu, dengan keinginan dan gairah seks yang berkurang. Namun ini tidak berlaku untuk semua orang," ujar Sari Cooper, seorang terapis seks bersertifikat.
 

2. Dinding vagina akan menjadi lemah


"Tanpa hubungan seks yang dilakukan secara reguler, seiring dengan bertambahnya usia dinding vagina akan menipis dan menyebabkan seks yang menyakitkan ketika kamu akhirnya kembali melakukan hubungan seks," ujar Sari.

North American Menopause Society bahkan merekomendasikan untuk melakukan penetrasi seks secara teratur untuk membantu kesehatan vagina selama menopause.
 

3. Menstruasi akan semakin buruk


Berhubungan seks menjelang menstruasi mungkin dapat mengurangi kram pada saat periode menstruasi. Rahim adalah otot dan banyak wanita akan benar-benar mengalami kontraksi uterus ketika mereka orgasme, yang akan menyebabkan darah keluar lebih cepat. Pada gilirannya akan mengurangi kram menstruasi.

"Selain itu,  mungkin ada peningkatan endorfin, yang juga akan membantu mengurangi kram menstruasi," jelas Dr Lauren Streicher, seorang ginekolog asal Amerika Serikat.
 

4. Bagi pria, dapat menyebabkan disfungsi ereksi


Sebuah penelitian menemukan bahwa berhenti melakukan hubungan seksual dapat meningkatkan kemungkinan disfungsi ereksi pada pria. Meskipun kasus-kasus seperti ini ditemukan lebih banyak terjadi pada pria yang lebih tua.
 

5. Risiko mengalami kanker Prostat akan meningkat


Pada pria yang mengalami ejakulasi dengan teratur saat berhubungan seks dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat pada saat tua nanti. Hal ini dikarenakan ejakulasi secara teratur saat berhubungan seks mampu membersihkan cairan yang diproduksi oleh kelenjar prostat, sehingga mengurangi risiko terjadinya kanker prostat.
(FIR)