FAMILY

3 Hal yang Membuat Anak Stres di Tengah Pandemi

Kumara Anggita
Rabu 21 Juli 2021 / 17:14
Jakarta: Pemberlakuan PPKM darurat tidak hanya buat stres para orang tua namun juga anak. Sebab dengan selalu di rumah saja, banyak perubahan yang harus dihadapi langsung oleh mereka.

Menurut Psikolog Anak, Anastasia Satriyo, M.Psi., Psi, kondisi ini bahkan bisa membuat anak lebih stres dibandingkan dengan orang tuanya sendiri. Sebab proses perkembangan anak otak masih sangat sederhana dalam menghadapi hal-hal yang berat seperti pandemi.

Ada beberapa hal yang menurutnya membuat anak stres antara lain:
 

Terbatasnya ruang gerak


“Anak punya kebutuhan untuk bergerak. Ketika di rumah saja, pasti ruang geraknya terbatas,” ungkap Anastasia dalam Live IG @parentalk.id.

Karena itu, ia menganjurkan agar orang tua menciptakan ruang gerak ini di dalam rumah. Sehingga anak-anak masih bisa tetap aktif walau di rumah saja.
 

Terbatasnya interaksi dengan teman sebaya


“Anak butuh bermain dengan teman sebayanya, itulah yang hilang. Berinteraksi melalui internet mungkin tidak cukup memuaskan kebutuhannya," terang Anastasia.
 

Mood orang tua buruk


Dalam keadaan seperti ini, orang tua juga mengalami banyak tekanan mulai dari sosial, ekonomi, kesehatan, dan masih banyak lagi. Tanpa disadari, mood orang tua memengaruhi mood anak juga.

“Dari jurnal yang saya baca, mood anak juga terpengaruh dari mood orang tua. Jadi sebelum kita lihat mood anak, kita perlu cek mood kita sendiri dulu,” jelasnya.
(FIR)