FAMILY

Waspadai Catfishing Saat Online Dating, Kenali Ciri dan Cara Mencegahnya!

Mia Vale
Kamis 19 Mei 2022 / 10:05
Jakarta: Chatting termasuk hal yang cukup digemari di dunia maya (dumay). Dalam kegiatan itu, kita bisa berkenalan dengan bernagai macam dengan orang dari seluruh dunia. Bahkan tak jarang dari obrolan biasa beralih menjadi obrolan romantis dan memiliki status sebagai pasangan di dunia maya. 

Memang, tidak semuanya hubungan di dunia maya ini negatif, karena banyak pula hubungan dari dumay ini berakhir ke pelaminan. Tapi, tak sedikit pula yang hanya romantisme penuh kepalsuan. 

Selain romantisme palsu, tak jarang para chatter ini menggunakan identitas palsu, hanya untuk memikat dan menjebak seseorang. Dan siapa pun bisa menjadi korban. Namun biasanya lebih banyak kaum hawa. 

Nah, apa yang para pelaku itu lakukan biasa disebut dengan istilah catfishing. Sebelum terjebak di dalam romansa semu, ada baiknya kamu mengenali ciri dari catfishing.

Biasanya para pelaku catfishing berpura-pura menjadi orang lain dengan menggunakan nama, profil, dan foto palsu. Perilaku ini tentu bisa menimbulkan kerugian bagi sang korban. Tak hanya perasaan, kerugian yang diderita juga bisa berupa uang atau informasi pribadi. 
 

Kenali ciri-ciri catfishing 


Ketika kita masuk dunia perchattingan dan memulai perkenalan, tentu tidak mudah untuk mengenali apakah orang tersebut sedang melakukan catfishing atau tidak. 

Tapi yang pasti, sebelum memutuskan untuk melibatkan perasaan atau mempercayai orang tersebut-bahkan jatuh cinta kepada orang yang belum pernah kita temui sebelumnya, pastikan untuk mengenali ciri-ciri catfishing. Ciri-ciri catfishing adalah sebagai berikut:


Cara menghadapi catfishing
(Catfishing adalah kegiatan penipuan yang dilakukan oleh individu di dunia daring yang bertujuan untuk menipu individu lain dan biasanya terjadi dalam konteks hubungan romantis. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

1. Menolak untuk menunjukkan wajah


Seperti dilansir dari berbagai sumber, biasanya, dengan berbagai alasan pelaku catfishing selalu menolak melakukan obrolan via video atau telepon. Mulai dari malu untuk menunjukkan wajah sampai kamera gawai sedang rusak. Mereka juga menghindari pertemuan atau tidak hadir saat kalian memutuskan untuk bertemu.
 

2. Berlebihan dalam menggambarkan dirinya


Pelaku catfishing sering kali tampak terlalu sempurna untuk menjadi nyata. Mereka biasanya mengemas kepribadian dan cerita hidup dengan sangat menarik, yang bahkan sulit diterima secara logika.
 

3. Menunjukkan perilaku yang sangat romantis


Pelaku catfishing akan dengan mudahnya memberikan kata-kata penuh cinta dan mencoba membuat kamu berkomitmen dalam suatu hubungan serius meskipun belum pernah bertemu.
 

4. Meminta sejumlah uang atau informasi berharga


Saat perasaan cinta sedang menggebu-gebu, logika sering kali menjadi hal yang terabaikan. Sehingga saat dia meminta sejumlah uang atau informasi berharga, tanpa pikir panjang kamu setujui. Pastikan untuk menahan diri untuk memberikan itu semua ya!
 

Cara menghadapi si catfishing


Untuk menghadapi orang yang dicurigai sebagai catfishing, kamu bisa menghadapinya dengan:

- Jangan membagikan terlalu banyak informasi kepada orang yang belum pernah kita temui. Apalagi gambar mengandung pornografi. Karena dapat disalahgunakan dan tentunya dapat merugikan

- Cari tahu informasi tentang orang yang baru dikenal. Lakukan pencarian akun media sosial menggunakan nama yang mereka berikan pada awal perkenalan. Bisa juga dapat melacak nomor ponsel yang mereka berikan menggunakan aplikasi

- Jangan ragu untuk bertanya. Saat melakukan pendekatan dengan seseorang, pastikan bertanya sebanyak mungkin dan jeli dalam menangkap jawaban-jawaban yang orang tersebut lontarkan

- Jangan pernah memberikan uang kepada orang yang baru dikenal. Berhati-hatilah dalam memercayai seseorang dan jangan sampai terjebak rayuan manisnya

Meski tak semua orang dalam aplikasi online dating melakukan catfishing, tetaplah berhati-hati saat berkenalan dan menjalani pendekatan. 
(TIN)