FAMILY

Jangan Terbuai dengan Digital, Ini 5 Manfaat Anak Menulis di Buku

A. Firdaus
Rabu 21 Oktober 2020 / 19:14
Jakarta: Pandemi covid-19 ini membuat semuanya dilakukan di rumah. Termasuk adanya online learning atau disebut juga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah ada sejak Maret 2020.

PJJ merupakan kegiatan pengganti aktivitas belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Dan itu sudah terjadi hampir di seluruh kota di Indonesia.

Terkait PJJ Ini, sebuah studi U-Report menjelaskan, sebesar 78% mengaku kesulitan atau tantangan dalam melakukan pembelajaran jarak jauh. Sementara 35% khawatir bahwa akan memengaruhi pemahaman studi mereka di masa depan.

Selain itu, kegiatan belajar jarak jauh yang berkepanjangan ini dapat mengakibatkan munculnya masalah kesehatan mental anak dalam belajar. Bahkan berpotensi mengurangi kemampuan berpikir kreatif.

Menurut Psikolog Marcelina Melisa, M. Psi, pada masa pandemi ini, penting sekali untuk anak tidak terbuai dengan kemudahan digital yang ditawarkan. Anak diharapkan tak meninggalkan budaya kegiatan menulis di buku tulis.

Berikut sejumlah manfaat menulis di buku:
 

1. Meningkatkan kemampuan motorik


Menulis merupakan salah satu medium yang sangat efektif, untuk membantu mengepresikan pelajaran yang telah dipaparkan dan melatih kreativitas anak.

"Menulis meningkatkan kemampuan motorik halus dan tentunya juga mempermudah tuntutan sekolah selama PJJ untuk lebih memahami pelajaran dengan baik," ucap Marcelina seperti rilis yang diterima dari SiDU.
 

2. Sensorimotor


Menulis dengan tangan di atas buku tulis menciptakan lebih banyak aktivitas di bagian sensorimotor. Banyak indra diaktifkan dengan menekan pensil atau pulpen di atas kertas, melihat huruf yang ditulis, dan mendengar suara yang dibuat saat menulis.

"Pengalaman indra ini menciptakan kontak antara baerbagai bagian otak dan membuka otak untuk belajar. Sehingga dapat mengingat lebih baik," ujar Eva Ose Askvik.
 

3. Mengaktifkan atensi dan memori


"Selain keterampilan motorik, tulisan tangan mengaktifkan atensi dan memori. Ketika menulis per huruf dan memperkirakan jarak ke ujung baris pada buku tulis, konsentrasi kita meningkat secara signifikan," ujar Marcelina.
 

4. Pemahaman yang mendalam


Pada saat yang sama, menurut Marcelina, menulis membuat pemikiran spesial yang diaktifkan. Sebab, memikirkan gerakan mereka beberapa langkah ke depan, sehingga anak yang menulis tangan mempunyai pemahaman yang mendalam.
 

5. Kemampuan mencengkram


Keterampilan motorik halus sangat diperlukan bagi anak usia dini untuk kesiapan sekolah, karena kemampuan mencengkram dan menggenggam digunakan ketika menggunakan alat tulis.

Bagaimanapun pembelajaran secara digital yang diberikan, tidak dapat menggantikan aktivitas menulis, menggambar, dan guratan hasil tangan lainnya. Yang dapat memberikan banyak manfaat untuk anak pada masa depan.
(FIR)