FAMILY

Cara Menyusun Rencana Self-care pada Anak

Kumara Anggita
Selasa 24 November 2020 / 14:23
Jakarta: Self-care atau merawat diri itu bukan hanya untuk orang dewasa namun juga untuk anak. Ini baik untuk menjaga kesehatan fisik maupun mentalnya.

Rininta Meyftanoria,M.Psi, Psikolog selaku Psikolog Klinis Anak menjelaskan bahwa self-care harus diajarkan sejak dini sehingga anak jadi terbiasa dengan self-care, dalam arti mereka tidak merasa bahwa mereka egois saat melakukannya.

Kamu sebagai orang tua memiliki peran penting dalam mengajarkan anak tentang self-care. Kamu bisa mulai menyusun rencana self-care itu sekarang.

Self-care disusun sesuai dengan kebutuhan setiap anak, tidak bisa digeneralisasi, dan yang tahu mengenai kebutuhan itu adalah orang tua yang mengobservasi dari perilaku dan kegiatan anak,” ujarnya dalam Rompi di Aplikasi Orami Parenting dengan tema Pentingnya Self-Care terhadap Anak.

Sebagai contoh, ada anak yang bermain game online setiap waktu. Kondisi ini menyebabkan anak tidak berfungsi secara seimbang di beberapa area kehidupannya. "Sehingga kita perlu mengajak anak berdiskusi dan bernegosiasi (untuk anak yang lebih tua) mengenai pentingnya self-care ini, perlu adanya olahraga, keseimbangan dalam hidup, berinteraksi dengan orang lain, dan menjaga kesehatan dan kebersihan diri, spiritual dan mental atau internal conflict,” paparnya.

Tentunya ini tidak bisa dilakukan sekali saja. Kamu sebagai orang tua perlu setiap waktu mengingatkan dan melakukan self-care juga. Dengan seperti itu, anak akan mengikuti.

“Tidak perlu diperbaiki seluruhnya dalam satu waktu, harus bertahap. Yang terpenting adalah mencari satu langkah kecil yang akan anakmu ambil untuk mulai peduli terhadap diri sendiri. Lalu, susun jadwal waktu untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.
(YDH)