FAMILY

Begini Cara Atur THR agar Tak Cepat Habis

Sandra Odilifia
Kamis 29 April 2021 / 11:30
Jakarta: Pada momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Tunjangan Hari Raya (THR) adalah salah satu hal yang sangat dinanti-nantikan. Namun sayang, kerap kali dana THR tersebut cepat habis begitu saja tanpa tersisa.

Biasanya hal itu terjadi karena saat bulan Ramadan dihadapkan dengan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi. Mulai dari kebutuhan masak, peralatan rumah tangga, koleksi busana baru, hingga kebutuhan hadiah yang akan dikirimkan ke keluarga, sahabat, ataupun rekan kerja.

Nah, untuk kamu yang mendapatkan THR, sebenarnya boleh tidak ya dana THR langsung dihabiskan? 

Dalam pertemuan virtual Ngabuburit Bareng Lazada, Metta Anggriani, selaku Certified Financial Planner mengatakan tentu saja boleh, namun dengan satu syarat, yaitu digunakan mengikuti alokasi anggaran yang sudah direncanakan dengan baik.

“Bulan Ramadan sesungguhnya adalah momen untuk kita kembali belajar mengontrol, termasuk bagaimana kita mengontrol pengeluaran. Datangnya THR tentunya harus disikapi dengan bijak agar dana ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal yang benar-benar berarti bagi kita,” ujarnya.


(Sebaiknya THR dialokasikan untuk membayar kewajiban yang dapat sedikit meringankan beban finansial. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Dan berikut ini adalah beberapa tips yang dapat menginspirasi perencanaan alokasi dana THR kamu supaya lebih efektif:


1. Dahulukan membayar kewajiban yang harus dilunasi


Sebagai dana yang bersifat pemasukan tambahan, sebaiknya THR dialokasikan untuk membayar kewajiban yang dapat sedikit meringankan beban finansial, seperti membayar hutang maupun membayar THR karyawan sesuai dengan perhitungannya.
 


2. Beribadah dengan membayar zakat, bersedekah dan infaq


Tentunya momen bulan Ramadan menjadi momen untuk kita sebanyak-banyaknya beramal dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Pastikan kita sudah mengalokasikan untuk melakukan kewajiban membayar zakat bulan Ramadan. 

Kemudian, sisihkan juga dana THR sekitar sepuluh persen untuk memperbanyak amalan infak dan sedekah. Zakat dapat dibayarkan dengan sangat mudah, bahkan bisa dilakukan dari rumah tanpa harus repot mencari badan terpercaya untuk menyalurkan zakat. 

Salah satunya melakukan pembayaran zakat di Lazada Amanah dalam aplikasi Lazada. Bekerja sama dengan Badan Zakat Nasional, Lazada memberikan kemudahan bagi penggunanya yang ingin berzakat dengan berbagai pilihan nominal zakat yang tersedia.

 

3. Membuat perencanaan dan prioritas kebutuhan belanja Ramadan dan Hari Raya


Sebelum mulai berbelanja, pastikan kamu sudah membuat daftar belanja kebutuhan yang diperlukan. Dengan begitu, kamu dapat melihat mana barang yang benar-benar diperlukan, dan mana yang belum menjadi prioritas. 

Pertimbangkan juga barang yang dibeli bisa dapat terus digunakan setelah bulan Ramadan dan Idul Fitri agar lebih bermanfaat. Usahakan rencana belanja disesuaikan dengan promo belanja online untuk memaksimalkan penggunaan dana. 

Selain itu, usahakan untuk berbelanja melalui satu platform untuk dapat memantau semua transaksi yang sudah dilakukan agar tidak kalap.


(Pilih-pilih isian hantaran yang disesuaikan dengan penerima agar berbagi hantaran dapat semakin berarti. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 


4. Merencanakan berbagi hantaran untuk keluarga dan kerabat


Meski Ramadan dan Idul Fitri tahun ini kita masih tidak dapat bertatap muka langsung dengan keluarga kerabat, manfaatkan momen ini untuk saling berkirim hadiah dan hantaran. 

Pilih-pilih isian hantaran yang disesuaikan dengan penerima agar berbagi hantaran dapat semakin berarti. Jangan lupa menggunakan fitur-fitur bebas ongkir agar bisa lebih banyak mengirimkan hantaran untuk keluarga dan kerabat.
 

 
5. Menabung dan berinvestasi


Sudah menunaikan ibadah, membayarkan kewajiban dan hutang, puas berbelanja dan berbagi hantaran yang berarti, ini saatnya untuk menghabiskan THR untuk ditabung! 

Situasi pandemi ini tentunya mengajarkan kita untuk dapat lebih bijaksana dalam menabung dan menyisihkan dana darurat untuk berbagai keperluan tidak terduga.

“Untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Hari Raya dengan baik, kita harus mempersiapkan anggaran belanja terlebih dahulu dan mengalokasikan dana kita setelahnya. Usahakan untuk memusatkan belanja di satu tempat supaya lebih mudah untuk mengontrol pengeluaran keuangan kita. Jangan lupa juga untuk memanfaatkan promo-promo yang ditawarkan, supaya kita bisa lebih hemat,” saran Metta.
(yyy)