FAMILY

Pentingnya Melakukan USG Bagi Wanita Hamil

Raka Lestari
Rabu 17 Februari 2021 / 09:24
Jakarta: Pemeriksaan USG merupakan salah satu bagian penting ketika memasuki masa kehamilan. Pada umumnya, pemeriksaan USG dilakukan pada jangka waktu tertentu untuk mengetahui tumbuh kembang janin yang ada di dalam kandungan atau apakah ada gangguan yang dialami oleh janin yang ada di dalam kandungan tersebut.

"USG sangat penting karena USG berguna untuk menjaga agar sang ibu memiliki kehamilan yang positif. USG dilakukan sedini mungkin untuk mengetahui usia kehamilan,"ujar dr. Yassin Yanuar Mohammad, M.Sc, Sp. OG-KFER, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi di RS Pondok Indah – Pondok Indah.

Ia menambahkan "Bayangkan kalau tidak melakukan USG untuk mempterdiksi usia kehamilan maka bisa terjadi prematur atau kelebihan bulan. Selain itu, USG juga bisa menentukan kondisi gawat darurat. Misalnya perdarahan, kehamilannya kembar atau kehamilan tunggal," ujar dr. Yassin.

Menurut dr. Yassin, USG merupakan alat penunjang yang sangat penting untuk ibu hamil karena USG juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui preeklampsia. Preeklampsia merupakan salah satu dari tiga jenis penyebab kematian terbanyak pada ibu hamil.


(Dengan melakukan USG, risiko terjadinya berbagai komplikasi dalam kehamilan akan terdeteksi dini dan bisa ditangani secara baik. Tentu ini bisa menolong baik ibu hamil dan janin. Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)

Ada banyak sekali kelainan pada kehamilan yang bisa dideteksi melalui pemeriksaan USG. "Jika tidak melakukan USG secara tepat waktu, efeknya adalah kelainan pada kehamilan bisa terlewatkan begitu saja. Dengan melakukan USG misalnya pada trimester pertama, bisa mengetahui apakah ada kelainan kromosom pada janin. Kalau tidak melakukan USG kan itu bisa terlewatkan," jelasnya. 

"Atau misalnya pada usia kehamilan 24 - 32 minggu, kalau tidak melakukan USG bisa terlewat mengikuti perkembangan janin yang jika terdeteksi melalui USG tentunya bisa dilakukan intervensi. Ketika pertumbuhan bayi terhambat, itu bisa dideteksi melalui USG. Sebisa mungkin sih setiap 4 minggu melakukan USG tetapi itu semua disesuaikan tergantung kondisi," tutup dr. Yassin.
(yyy)