FAMILY

Tanda-tanda Kamu Siap Berhenti dari Pekerjaanmu

Kumara Anggita
Jumat 12 Februari 2021 / 12:23
Jakarta: Mengetahui kapan harus meninggalkan pekerjaan adalah hal yang penting. Dengan ini, kamu bisa move on secepatnya dan memiliki kehidupan yang lebih nyaman untuk fisik dan juga mentalmu.

Dikutip dari Huffpost, berikut beberapa tanda kamu tampaknya sudah siap berhenti dari pekerjaan antara lain:
 

1. Kamu menyadari bahwa kamu dibayar terlalu rendah


Menginginkan gaji yang lebih besar, bukan sebuah keinginan yang mengherankan. Menurut survei PayScale terhadap lebih dari 38.000 responden, itu menjadi alasan utama orang memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan mereka.

Jika kamu telah mengonfirmasi bahwa kamu dibayar rendah dan kamu tidak bisa mendapatkan kenaikan gaji dalam jangka waktu yang wajar, ahli strategi tempat kerja Keni Dominguez menyarankan untuk mencari pekerjaan baru, yang mungkin bisa lebih cocok dengan ekspektasi kamu. Bahaya dari bertahan terlalu lama adalah kamu mungkin mulai mencari lowongan pekerjaan kamu sendiri.

"Semakin lama kamu tinggal di suatu tempat di mana kamu merasa tidak dihargai atau diberi kompensasi yang memadai, hal itu memengaruhi cara kamu berpikir tentang karier dan pekerjaan kamu secara umum," kata Cicely Horsham-Brathwaite, psikolog berlisensi dan pelatih eksekutif.

“Ini mengurangi kesadaran kamu tentang apa kemampuanmu atau keterampilan kamu. Kamu mulai memandang diri sendiri berdasarkan bagaimana manajer atau perusahaan kamu menunjukkan nilai mereka untuk kamu,” lanjutnya.
 

2. Kamu harus membuat diri kamu mati rasa setelah bekerja


Kelelahan adalah kondisi stres kronis di tempat kerja yang dapat membuatmu merasa semakin terlepas dan sinis tentang pekerjaan kamu. Akibatnya, menurut Lisa Orbé-Austin, seorang psikolog berlisensi dan pelatih eksekutif, kamu mungkin terlibat dalam perilaku mati rasa untuk bertahan hidup.

“Orang mungkin mulai minum atau mereka mulai bermain video game untuk melepaskan diri  ketika hari kerja berakhir. Perilaku ini bisa menjadi upaya untuk menenangkan diri dari rasa sakit yang dihadapi,” katanya.
 

3. Pekerjaanmu menyebabkan stres fisik


Jika pikiran tentang pekerjaanmu menyiksa kamu dengan malam-malam tanpa tidur, nyeri otot, sakit perut, sakit kepala, dan gejala fisik stres lainnya, merupakan tanda-tanda bahwa pekerjaan Anda toxic. Jam kerja yang panjang, kurangnya otonomi dan ketidakamanan ekonomi dapat berkontribusi pada jenis lingkungan kerja berbahaya. Kamu perlu meninggalkan ini daripada mencoba untuk mengatasinya..
 

4. Kamu menangis setiap mulai kerja


Pelatih pemberdayaan karier Melanie Denny mengatakan jika kamu menangis setiap hari saat berangkat kerja maka itu adalah tanda yang perlu diperhatikan.

“Jika kamu telah mencapai titik di mana kamu takut pergi ke kantor, sekarang saatnya untuk pergi. Meskipun ada beberapa alasan yang membuat kamu merasa seperti ini, tidak ada yang sepadan dengan kesehatan mental dan kewarasan kamu,” kata Denny.
(FIR)