FAMILY

Bumil Mau Berpuasa? Ini Rambu-rambu yang Wajib Diperhatikan

Raka Lestari
Jumat 01 April 2022 / 08:00
Jakarta: Kehamilan biasanya menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para pasangan menikah. Tentunya, calon orang tua ingin selalu memberikan yang terbaik pada bayi yang ada di dalam kandungan. Seperti memberikan vitamin, mineral, dan beragam nutrisi untuk menunjang pertumbuhan janin. 

Mengingat sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, tak sedikit dari ibu hamil yang bertanya-tanya, apakah hamil boleh berpuasa? Bagaimana nutrisi untuk si calon bayi, apakah tercukupi? 

Dr. Muhammad Fadli, SpOG, Spesialis Kandungan dan Kebidanan Bamed mengatakan sebuah penelitian menunjukkan berpuasa pada saat hamil di trimester kedua, dapat menurunkan risiko terkena penyakit gula pada saat kehamilan (Diabestes gestational) dan kenaikan berat badan yang berlebihan.

Namun dr. Fadli menyarankan agar sebelum berpuasa, sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan terlebih dahulu untuk memastikan keadaan ibu dan janin dalam keadaan yang prima.

“Beberapa penelitian lainnya menunjukkan bahwa puasa juga tidak mengakibatkan bayi terlahir prematur ataupun bayi akan terlahir dengan berat badan lebih rendah dibandingkan yang tidak berpuasa,” ujarnya dalam Virtual Media Briefing pada Kamis, 31 Maret 2022.


(Agar ibu hamil tetap bugar dan janin tetap sehat saat berpuasa yaitu minum air putih 2,5 liter sehari. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Meski demikian, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan ibu hamil sebelum berpuasa. Pastikan berat badan janin sesuai dengan usia kehamilan, air ketuban mencukupi dan mengetahui tanda-tanda yang wajib diperhatikan.

Diantaranya adalah berat badan ibu ataupun janin turun, tanda-tanda dehidrasi seperti haus yang berlebihan, pusing, air seni kuning pekat ataupun merasakan gerakan bayi yang berkurang.

“Penting untuk diperhatikan bahwa puasa saat hamil muda mungkin bisa sedikit berisiko bagi ibu hamil. Saat hamil muda, tubuh membutuhkan banyak nutrisi untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan bayi dalam kandungan,” kata dr. Fadli.

Hamil muda merupakan tahap di mana kehamilan sedang membutuhkan banyak sekali nutrisi penting. Apabila, terdapat keluhan mual dan muntah pada trimester pertama dapat mengakibatkan risiko dehidrasi pada ibu dan berdampak pada janin.

Menurut dr. Fadli, langkah yang ditempuh agar ibu hamil tetap bugar dan janin tetap sehat saat berpuasa yaitu minum air putih 2,5 liter sehari, mengurangi konsumsi kafein, memperbanyak makan karbohidrat kompleks dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Selama ibu dan kandungannya dinyatakan sehat oleh dokter, ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa. Asalkan saat sahur dan berbuka bumil harus memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu dan kandungannya,” tutup dr. Fadli
(yyy)