FAMILY

Pentingnya Pemenuhan Zat Besi untuk Tumbuh Kembang Anak

Raka Lestari
Sabtu 20 Februari 2021 / 17:18
Jakarta: Kebutuhan zat gizi pada anak sangat penting untuk perkembangan dan pertumbuhan. Sayangnya, satu dari tiga anak Indonesia berusia di bawah lima tahun tercatat mengalami anemia menurut Riskesdas pada tahun 2018. Dan sekitar 50-60 persen kejadian anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi.

President of Indonesian Nutrition Association (INA), yang juga merupakan seorang Dokter Spesialis Gizi Klinis, Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK, menjelaskan bahwa kekurangan zat besi dapat menyebabkan anak kurang konsentrasi dan fokus, serta sulit bersosialisasi.

“Kekurangan zat besi pada anak berpotensi menghambat pertumbuhan kognitif, motorik, sensorik, dan sosial anak. Jika tidak ditangani secara tepat, dampaknya bisa jadi permanen," ujar Dr. Luciana dalam Konferensi Pers Virtual Peluncuran SGM Eksplor.

"Hal ini dapat dicegah dengan memberikan makanan yang kaya zat besi seperti daging merah, hati, ikan, ayam, bayam, dan susu. Selain itu memberikan makanan yang mengandung vitamin C juga penting untuk mendukung penyerapan zat besi," ujar Dr. Luciana.

Selain berdampak pada pertumbuhan fisik anak, kekurangan zat besi turut memengaruhi lima aspek tumbuh kembang anak, yakni kognitif, fisik, emosi, sosial dan bahasa. Psikolog Anak & Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi. turut menjelaskan bagaimana kelima aspek tumbuh kembang ini akan memengaruhi 5 potensi prestasi anak yang dibutuhkan untuk menjadi generasi maju.

“Selain nutrisi yang lengkap, stimulasi juga penting untuk mengasah potensi prestasi pada anak terutama dengan adanya berbagai tantangan saat ini. Pada kondisi seperti sekarang, orang tua dan anak harus menyesuaikan diri dengan kondisi baru dan tidak menentu, sehingga anak dituntut untuk dapat berpikir cepat, tangguh, percaya diri, tumbuh tinggi, dan aktif bersosialisasi untuk dapat menjadi anak Generasi Maju,” tutup psikolog yang akrab dipanggil Nina.
(FIR)