EXTERIOR

Cara Menanam Serai

Timi Trieska Dara
Selasa 24 November 2020 / 08:00
Jakarta: Serai dikenal sebagai bumbu dapur karena aroma dan rasanya yang seperti lemon. Serai atau sereh memiliki banyak kegunaan, mulai dari teh herbal hingga pengusir serangga.

Tumbuhan suku rumput-rumputan ini juga menambah tekstur pada taman dan cepat tumbuh. Tanam di dekat trotoar sehingga kamu dapat mengambil daun saat berjalan dan menggosoknya di antara jari-jari untuk menikmati aroma lemonnya yang menyegarkan.
 

Kombinasi warna-warni


Meskipun tidak terlalu berwarna, serai dapat menjadi tanaman pendamping yang bagus dalam desain taman. Dengan dedaunan hijau cerah dan tekstur berumput, tanaman ini menambah daya tarik taman dan membantu memecah tekstur gersang. 

Dalam taman herbal, gunakan rumput tinggi ini untuk secara visual memecah tumbuhan yang tumbuh lebih rendah. Serai juga dapat digunakan sebagai rumput tahunan yang tumbuh cepat dalam wadah dan tempat santai di taman.
 

Perawatan serai


Tanaman serai tumbuh paling baik di tanah yang dikeringkan dengan baik dengan kelembapan yang konsisten dan merata, tetapi sesekali dapat mentolerir sedikit kekeringan.

Tumbuhkan serai kamu di bawah sinar matahari langsung, yang akan mendorong rasa yang lebih kuat serta lebih subur.

Di bagian yang teduh, tanaman ini mungkin terbuka dan menjadi lebih longgar. Kamu dapat menempatkan serai di dalam wadah di daerah dengan musim dingin yang ringan. Jika tidak, tanaman ini bisa menyebar secara agresif.


serai
(Kamu juga bisa menggeprek serai dan campurkan dalam minuman teh manis dengan madu yang dingin dan cipratkan sedikit lemon, segar dikonsumsi di siang hari. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)


Untuk menjaga tanaman serai melewati musim dingin, kamu dapat dengan mudah memulai tanaman baru dengan menggali bagian atau bahkan mencari tunas muda. 

Bisa juga memulai menanam dari pucuk yang kamu dapatkan di toko bahan makanan. Cukup letakkan di dalam secangkir air, setelah akar mulai tumbuh, tanam di tanah pot yang dikeringkan dengan baik.
 

Tips panen


Sepanjang musim tanam, kamu bisa mengumpulkan daun sesuai kebutuhan dengan cara memotongnya di pangkal tanaman. Untuk memanen seluruh batang serai, potong batangnya saat panjangnya kira-kira 2,5 inci dan lebar pangkal hampir 1 inci.

Serai membutuhkan cairan untuk memencarkan minyak atsiri. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan merendam daun dalam air panas untuk teh yang menyegarkan, atau menggunakannya untuk membumbui sup, semur, dan bumbu ungkep.

Kamu juga dapat memotong batang berlebih dan membekukannya hingga satu tahun, dan potongan daun hingga lima bulan.

Kamu juga bisa mengawetkan daun dengan menggantungnya terbalik di tempat yang gelap hingga kering. Setelah batangnya mengering, potong-potong dan simpan dalam wadah kedap udara untuk digunakan di lain waktu. 

Daun kering bisa menjadi tambahan yang bagus untuk teh hijau. Ingat, untuk teh dan resep lainnya, kamu membutuhkan lebih sedikit serai kering daripada serai segar.
(TIN)