EXTERIOR

Apa itu Microgreen?

Timi Trieska Dara
Selasa 24 November 2020 / 12:13
Jakarta: Semakin banyak orang menyadari pentingnya makan makanan sehat setiap hari. Makan makanan sehat kaya nutrisi menjadi sumber energi dan dapat menjaga tubuh tetap bugar.

Tanaman microgreen pun semakin digemari banyak orang seiring berkembangnya tren makanan sehat. Tanaman mungil ini kaya rasa dan sarat dengan antioksidan dan vitamin.

Microgreen adalah sayuran dan herba yang ditanam dari biji dan dipanen pada tahap pembibitan saat mereka hanya memiliki daun bijinya dan sebelum daun aslinya tumbuh. Microgreen adalah tren kuliner yang populer karena rasanya yang kuat, kandungan vitaminnya yang luar biasa tinggi. 

Sebuah studi USDA menemukan microgreen memiliki nutrisi lima kali lebih banyak daripada tanaman dewasa. Selain itu, tanaman mungil ini mudah dan cepat tumbuh. Kamu bisa memanen microgreen hanya dalam 10 hingga 14 hari.

Tanaman kecil ini memiliki rasa yang kuat. Dan rasa itulah yang menarik para juru masak ke sayuran hijau. Microgreen basil rasanya seperti basil, hanya sedikit lebih kuat. Kucai terasa seperti kucai matang yang lebih segar. Pencinta daun ketumbar mendambakan rasa sayuran hijau ketumbar yang berani.
 

Perbedaan microgreens dan sprout (kecambah)


Jangan bingung microgreen dan kecambah, meskipun mereka terlihat agak mirip dan keduanya adalah bibit. Microgreen ditanam di tanah, dan kita memakan daun dan batangnya. Microgreen biasanya dimakan segar. Kecambah dimakan akar dan semuanya. FDA merekomendasikan memasak kecambah secara menyeluruh sebelum makan.
 

Pilihan benih microgreen


Kamu dapat membeli benih microgreen organik secara online, tetapi benih dari pusat kebun juga bisa digunakan. Berikut adalah beberapa benih populer yang membuat sayuran hijau lezat antara lain: bayam, basil, bit, brokoli, kubis, chives, ketumbar, kale, peterseli, lobak, bunga matahari.


microgreen
(Microgreen adalah sayuran dan herba yang ditanam dari biji dan dipanen pada tahap pembibitan atau saat masih belum lama tumbuh. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Menanam di dalam ruangan


Ada sejumlah metode yang digunakan pekebun rumah untuk menanam microgreen, tetapi cara yang paling populer dan termudah adalah menanam dalam ruangan di tanah organik. Inilah yang kamu butuhkan untuk menumbuhkan microgreen:

1. Baki tanam dangkal dengan lubang drainase
2. Baki tanam dangkal tanpa lubang drainase
3. Tanah organik
4. Benih organik
5. Botol semprot berisi air
6. Plastik bungkus (plastic wrap) atau penutup bening untuk awal biji

Mulailah dengan mencuci nampan dengan sabun cuci piring, lalu bilas hingga bersih. Tempatkan tanah pot organik yang lembap di dalam nampan, tepuk-tepuk tanah dengan lembut, hilangkan gumpalan. 

Taburkan benih banyak-banyak di atas tanah. Sekitar satu hingga dua sendok makan benih bisa digunakan untuk baki taman standar berukuran 10 x 20 inci, tetapi periksa bagian belakang paket benih untuk mengetahui arah penaburan. Tutupi dengan tanah yang cukup untuk menutupi benih dan tepuk-tepuk lagi.

Beberapa benih besar, seperti bunga matahari dan kacang polong, mungkin perlu direndam semalaman dan dibilas sebelum ditanam; periksa paket benih untuk petunjuk. 

Selain itu, beberapa benih berukuran besar tidak perlu ditutup dengan lapisan tanah; cukup tepuk-tepuk ke dalam tanah agar mereka bisa berkecambah.

Gunakan botol semprot untuk membasahi tanah sehingga benar-benar basah. Tutupi dengan plastik pembungkus atau tutup akrilik bening.

Tempatkan nampan benih di dalam nampan yang tidak memiliki lubang drainase sehingga tidak ada air yang mengalir ke meja. Diatur di jendela yang cerah yang memberikan cukup cahaya.
(TIN)